Peternak Babi Harapkan Relokasi Kandang

Banjarbaru, Duta TV — Pemilik ternak babi di dekat Perumahan Naya Cluster RT 19 RW 3, Kelurahan Guntung Manggis, Landasan Ulin, Kota Banjarbaru, akhirnya buka suara setelah aktivitasnya dikeluhkan warga untuk sekitar.

Salah satu peternak, Iwan Manurung, menyampaikan para peternak babi sebenarnya sudah berupaya mengurangi dampak bau yang dikeluhkan warga.

Para peternak babi juga mengaku siap untuk pindah, karena aktivitas ternak babi menjadi mata pencaharian mereka.

Karena aktivitas peternakan babi harus mendapatkan izin wali kota, Iwan mengaku para peternak babi menunggu keputusan kepala daerah.

Para peternak bahkan berencana ingin bertemu dengan wali kota untuk menyampaikan aspirasinya.

Harapan mereka, lokasi baru yang diberikan untuk mereka beraktivitas ternak babi, meskipun di luar area Banjarbaru.

Iwan Manurung, peternak babi, menyatakan kesiapannya untuk direlokasi asalkan disediakan lokasi pengganti.

“Kami siap saja pindah, tapi minta satu permintaan, kalau bisa lokasi diberikan, karena penghasilan kami dari sini. Yang penting kapan saja kami siap pindah, asal memang ada lokasinya,” ujarnya.

Ia berharap dapat bertemu dengan Wali Kota untuk menyampaikan permohonan tersebut.

“Kami ada rencana mau temui wali kota, minta bantuan supaya kami bisa diberi lokasi untuk bisa lanjut beternak,” tambahnya.

Menurutnya, para peternak siap memenuhi seluruh ketentuan yang ditetapkan pemerintah.

“Asal ada izinnya, mau bayar pajak kah, mau beli tanahnya kah, kita siap saja. Asal diberi kita izin beternak di Kalimantan Selatan (Kalsel) ini, itu saja dari kita yang peternak di sini,” pungkasnya.

Tercatat ada 500 kandang babi di dekat Perumahan Naya Cluster RT 19 RW 3, Kelurahan Guntung Manggis. Para peternak babi sudah berada di lokasi ini sejak tahun 2000, dan saat ini sudah ada sekitar 5.000 ekor ternak babi.

Reporter: Suhardadi

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *