Pertagas Siap Pukung Penerapan CNG 3 Kg Gantikan LPG

Karawang, DUTA TV – Corporate Secretary Pertamina Gas (Pertagas) Sulthani Adil Mangatur menyatakan siap mendukung rencana Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk menerapkan Compressed Natural Gas (CNG) 3 kg sebagai pengganti Liquefied Petroleum Gas (LPG).
“Jadi, prinsipnya nanti bilamana kami diminta untuk andil, turut serta, kami akan siap mendukung,” ujar Sulthani ketika ditemui di Stasiun Kompresor Gas Distrik Tegalgede, Cikarang Selatan, Jawa Barat, Rabu.
Salah satu dukungan yang siap diberikan oleh Pertagas adalah infrastruktur pendukung.
Misalkan apabila konsep penyaluran CNG melibatkan stasiun kompresi gas tertentu, Sulthani menyampaikan Pertagas siap untuk turut berkontribusi.
Selain itu Pertagas dapat mengambil peran apabila diperlukan infrastruktur untuk mengalirkan pasokan gas CNG ke titik stasiun tertentu.
“Secara pipa, mostly kalau kita bicara untuk yang tadi, dari Sumatera bagian tengah sampai ke Jawa bagian timur kami sudah terhubung pipanya. Sebagai pipa backbone, ya, di sini,” kata Sulthani.
Meskipun demikian, Sulthani menyampaikan masih menunggu ketetapan dari Kementerian ESDM, khususnya Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Ditjen Migas), ihwal mekanisme bisnis dan konsep penyaluran CNG.
“Nanti kami lihat dari pemerintah seperti apa,” ujar Sulthani.
CNG bukan teknologi baru karena telah digunakan di sektor perhotelan, restoran, kafe (horeka), hingga program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Namun, pemanfaatannya selama ini masih terbatas pada tabung berkapasitas besar di atas 10 hingga 20 kilogram.
Saat ini, Indonesia melakukan uji coba tabung CNG berkapasitas 3 kilogram di China dan Indonesia.
Uji coba ini dilakukan untuk mengembangkan tabung CNG berukuran kecil setara LPG 3 kilogram.(ant)





