PUPR Banjarmasin Akui Keterlambatan Pengerjaan Proyek Strategis

Banjarmasin, Duta TV — Sejumlah proyek di Dinas PUPR Banjarmasin mengalami keterlambatan pengerjaan. Hal itu juga diakui oleh Kadis PUPR Banjarmasin, Chandra, dengan beberapa catatan dan alasan.

Pada Juni ini, beberapa proyek strategis diakui sudah mulai berkontrak dan rencananya bakal dijalankan pada bulan Juli 2026 ini.

Beberapa proyek tersebut, seperti pembangunan Jembatan Jafri Zam-Zam, rekonstruksi jalan, pembangunan pemilahan air lindi dan air hujan di eks TPA Basirih, dan beberapa proyek lain.

Sejumlah program tersebut direncanakan bakal selesai paling lama selama enam bulan pengerjaan dan diharapkan berpengaruh dengan serapan APBD 2026 ini.

“Target kita triwulan kedua harus berkontrak semua. Yang sudah berkontrak akan percepat serapan di bulan Juli. Rekonstruksi jalan, pembangunan air lindi, Sungai Baru, pembangunan titian Muring Selong 4 sudah berkontrak, Jembatan Jafri Zam-Zam. Bulan Juni ini pengerjaan air lindi. Enam bulan kami targetkan selesai,” kata Chandra.

Diketahui sebelumnya, terkait mepetnya proyek pengerjaan program strategis ini, sempat disoroti Komisi III DPRD Kota Banjarmasin.

Dewan menilai waktu pengerjaan pendek, sementara anggaran mencapai Rp14 miliar, khusus untuk Jembatan Jafri Zam Zam, dikhawatirkan tidak terserap maksimal akibat molornya pengerjaan.

Reporter: Zein Pahlevi

Helman

Uploader.

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *