Terima 34 Laporan, Pansus BBM DPRD Kalsel Siapkan Audit SPBU

Banjarmasin, Duta TV — Puluhan laporan masyarakat menjadi perhatian serius Panitia Khusus Pengawasan Distribusi BBM Bersubsidi DPRD Provinsi Kalimantan Selatan.

Menindaklanjuti laporan tersebut, pansus memanggil PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan guna memperoleh data distribusi BBM bersubsidi secara rinci.

Dalam rapat yang dipimpin Wakil Ketua Pansus H. Jahrian didampingi Wakil Ketua DPRD Kalsel Kartoyo, Pertamina menyatakan siap menyerahkan data distribusi hingga tingkat SPBU di seluruh 13 kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan.

Data tersebut akan dicocokkan dengan 34 laporan masyarakat yang telah diterima pansus. Hasilnya akan menjadi dasar untuk menentukan sejumlah SPBU yang akan dijadikan sampel dalam pendalaman lapangan.

Selain membuka data distribusi, Pertamina juga mendukung audit internal melalui sistem digital, mulai dari barcode transaksi hingga rekaman CCTV yang terhubung langsung dengan nozzle pengisian BBM.

Langkah ini diharapkan mampu mengungkap dugaan penyimpangan secara objektif. Wakil Ketua DPRD Kalsel, Kartoyo, mengatakan seluruh laporan masyarakat akan dikompilasi terlebih dahulu sebelum pansus menentukan lokasi yang akan diperiksa lebih lanjut.

“Nanti kita akan adakan sampel dari 34 itu mana yang paling krusial atau ekstrem, empat sampai lima SPBU kita ambil sampel bagaimana cara dari Pertamina di SPBU, bagaimana sih yang benar mendistribusikannya tanpa ada preman, tanpa ada tekanan pihak manapun,” tuturnya.

Dari pencocokan data distribusi dengan laporan masyarakat serta audit digital, pansus berharap dapat mengungkap kondisi riil penyaluran BBM bersubsidi di Kalimantan Selatan, sekaligus memperkuat pengawasan agar subsidi benar-benar diterima masyarakat yang berhak.

Reporter: Evi Dwi Herliyanti

Helman

Uploader.

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *