Warga Padang Panjang Dibekali Keterampilan Bakery Hingga Frozen Food

Kabupaten Banjar, Duta TV — Puluhan pencari kerja dari Desa Padang Panjang, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar, mengikuti pelatihan tata boga, dibimbing Marlina, instruktur dari LPK Marlina.
Peserta mendapatkan materi pembuatan berbagai produk bakery dan pastry, mulai dari aneka kue, roti, bolu, cake, dan karamel. Selain itu, peserta juga dibekali keterampilan mengolah hasil perikanan menjadi produk frozen food yang bernilai jual tinggi. Olahan itu seperti nugget ikan, kaki naga, bakso ikan, hingga mie ayam sehat.
Menurut instruktur, potensi wisata yang berkembang di kawasan Karang Intan menjadi peluang besar bagi peserta untuk mengembangkan usaha kuliner maupun memasuki dunia kerja di sektor jasa makanan dan perhotelan.
“Hari ini kita masuk di kelas pastry, ya. Karena di Padang Panjang ini memiliki banyak potensi sehingga di sini muatan materi kita cukup padat, baik dari hasil olahan pastry bakery sampai ke olahan frozen food hasil olahan perikanan. Nah, untuk potensi masyarakat sendiri, karena di sini adalah lokasi daerah wisata, jadi kami memberikan materi-materi yang bagus, kemudian memiliki nilai jual tinggi, karena mudah diaplikasikan oleh peserta pelatihan. Kemudian juga memiliki nilai jual yang cukup bagus jika peserta mau untuk menjadikan menu di wirausaha mandirinya,” ujar Marlina.
Pelatihan tata boga ini merupakan realisasi dari Pokok-Pokok Pikiran atau Pokir Gusti Abidinsyah, anggota DPRD Kalsel dapil Kabupaten Banjar.
“Pada hari ini kami berkunjung ke Desa Padang Panjang, yang mana kebetulan di Desa Padang Panjang ini diadakan pelatihan tata boga, kerja sama antara kami dengan BLK Provinsi Kalimantan Selatan. Jadi pada hari ini kami meninjau karena ini sudah beberapa hari sudah dilaksanakan pelatihan, sekitar 6 hari, dan kami baru saja bisa berkunjung ke sini. Dan ini adalah bentuk daripada usulan masyarakat melalui kami di pokir kami. Alhamdulillah, disetujui oleh Pak Gubernur melalui BLK dan alhamdulillah pada hari ini dilaksanakan, beberapa hari ini sudah dilaksanakan pelatihan tata boga ini. Dengan adanya pelatihan tata boga ini, mudah-mudahan bermanfaat bagi masyarakat, khususnya bagi para peserta yang ikut serta di dalam pelatihan tata boga ini. Kami berharap pelatihan ini jangan sampai berhenti di sini saja, tapi terus dikembangkan. Terus dikembangkan, mudah-mudahan ini bermanfaat untuk kesejahteraan para peserta tersebut, untuk meningkatkan kesejahteraan mereka masing-masing,” ucap H. Gusti Abidinsyah, Anggota DPRD Kalsel.
Said Al, Pembakal Desa Padang Panjang, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Gusti Abidinsyah atas bantuan yang diberikan.
“Ulun selaku pambakal Desa Padang Panjang mengucapkan ribuan terima kasih atas bantuan, terutama kepada Pak Abid, Pak Gusti Abidinsyah atas pokirnya sehingga pelatihan ini bisa terlaksana. Mudah-mudahan terus berkelanjutan sampai kami bisa memproduksi dan bisa mandiri melakukannya,” ungkapnya.
Pasca pelatihan ini, Abidinsyah mendorong terjalinnya kerja sama antara peserta pelatihan dengan pelaku usaha di kawasan wisata Karang Intan, mulai dari restoran, kafe hingga sektor perhotelan yang terus berkembang.
Tim Liputan





