Pra Popnas Batal Akibat Efisiensi, Pembinaan Atlet Pelajar di Daerah Tetap Jalan

Banjarmasin, Duta TV — Keputusan pembatalan Pra Popnas 2026 tertuang dalam surat resmi Kementerian Pemuda dan Olahraga yang telah diterima pemerintah daerah.
Kebijakan tersebut diambil sebagai dampak dari efisiensi anggaran nasional yang saat ini tengah dilakukan pemerintah pusat. Tidak hanya membatalkan Pra Popnas, Kemenpora juga menghentikan sementara program pembinaan Sentra Pembinaan Olahraga Berprestasi Nasional atau SPOBNAS di seluruh provinsi di Indonesia.
Seluruh pengelola program diminta melakukan peninjauan ulang terhadap rencana anggaran yang sebelumnya telah disusun. Meski agenda Pra Popnas yang rencananya berlangsung di Semarang pada September mendatang dibatalkan, Dispora Kalimantan Selatan memastikan hal itu tidak mempengaruhi pelaksanaan Popda 2026.
Popda tetap digelar sebagai wadah pembinaan sekaligus ajang mengukur kemampuan atlet pelajar yang selama ini telah menjalani persiapan dan latihan intensif.
Kepala Seksi Pembibitan dan Tenaga Keolahragaan Dispora Kalsel, Rijal Hamid, mengatakan Popda menjadi momentum penting untuk menjaga kesinambungan pembinaan atlet usia pelajar di Kalimantan Selatan.
“Walaupun Pra Popnas dibatalkan, kami sudah menerima surat pembatalannya. Namun kami tetap melaksanakan Popda 2026 sebagai pembinaan atlet pelajar yang sudah melakukan persiapan. Ini menjadi wadah bagi mereka untuk kembali mengasah kemampuan. Jadi pembatalan tersebut tidak berpengaruh terhadap pelaksanaan Popda,” ujarnya.
Pra Popnas sendiri rencananya digelar di Semarang pada September mendatang, namun ditiadakan dengan alasan efisiensi anggaran. Dispora Kalsel berharap pelaksanaan Popda 2026 tetap mampu menjaga semangat kompetisi dan proses regenerasi atlet pelajar daerah, sehingga pembinaan olahraga prestasi tetap berjalan meski sejumlah agenda nasional mengalami penyesuaian anggaran.
Reporter: Nina Megasari





