Jelang Pemilu 2029, Bawaslu dan NasDem Batola Perkuat Sinergi Demokrasi

Barito Kuala, Duta TV — Menghadapi Pemilu 2029 mendatang, Badan Pengawas Pemilu Kabupaten Barito Kuala terus melakukan konsolidasi kepada partai politik, salah satunya DPD Partai NasDem Batola.
Dalam pertemuan ini, Bawaslu menyampaikan sejumlah arahan terkait persiapan menghadapi Pemilu 2029 dan pemilu lokal tahun 2031, termasuk perubahan skema pemilu pasca Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 135 Tahun 2024.
Ketua DPD NasDem Batola, Haji Jahrian, menyebut pertemuan ini memberi banyak pengetahuan sekaligus memotivasi partai untuk mulai memperkuat soliditas organisasi sejak dini.
“Hari ini kami menerima kedatangan silaturahmi Bawaslu konsolidasi politik yang menyampaikan tentang pemilu dan tata cara pemilu, dan juga sekaligus mengarahkan kami sebagai partai untuk bersiap-siap diri mulai sekarang, untuk menyatakan bahwa anggota Partai NasDem solid. Bahkan kami sebagai Ketua DPD Partai NasDem Batola meminta pemerintah dan stakeholder mari kita bersama-sama membangun demokrasi dengan baik dan benar, transparan, jujur jika nanti di pemilihan berikutnya,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris DPD NasDem Batola, H. Marli, mengatakan pihaknya terus memperkuat struktur organisasi partai hingga tingkat kecamatan dan desa sebagai bagian dari kesiapan menghadapi agenda politik mendatang.
“Berdasarkan instruksi dari DPP, kita disuruh menyiapkan struktur organisasi dimulai dari DPD, DPC kecamatan dan PAC. Alhamdulillah Batola kita sudah sampai ke DPC, kita sambil menunggu SK dari DPW untuk kita mengeluarkan di PAC, karena untuk ranting desa yang mengeluarkan SK-nya adalah kabupaten,” ucap H. Marli.
Di sisi lain, pengurus DPD NasDem Batola, H. Maslan, menilai pemisahan pemilu nasional dan daerah menjadi tantangan baru bagi partai politik untuk membangun strategi konsolidasi yang lebih matang.
“Yang terakhir mungkin terbaharui itu adalah pasca Putusan MK 135 Tahun 2024 yang mana pemilu kita terbagi dua yaitu daerah dan nasional. Tentunya ini sebuah tantangan kami bagi partai dalam rangka menggalang konsolidasi partai dalam menghadapi pemilu daerah karena tidak berbarengan seperti dulu. Pemilu daerah dilaksanakan seperti DPRD dan kepala daerah, sedangkan nasional presiden dan DPR RI. Sehingga ini sebuah terobosan baru dalam rangka demokrasi karena mungkin ada kebaikan untuk semua elemen,” ungkapnya.
Ketua Bawaslu Barito Kuala, Muhammad Syaifi, menegaskan kunjungan ini merupakan bagian dari upaya membangun komunikasi, koordinasi dan sinergi dengan partai politik dalam memperkuat demokrasi menuju Pemilu 2029.
“Poin yang pertama adalah kami dari Bawaslu Batola koordinasi dan komunikasi serta sinergi terkait konsolidasi demokrasi yang jelas untuk persiapan pemilu di tahun 2029 dan pemilu tahun 2031, karena Putusan MK 135 menjelaskan bahwasanya pemilu terbagi dua, nasional dan lokal. Itu yang kami sosialisasikan ke Partai NasDem,” tegas Muhammad Syaifi.
Melalui sosialisasi ini, partai politik ditarget lebih siap menghadapi dinamika sistem pemilu baru sekaligus memperkuat pendidikan demokrasi di tengah masyarakat. Sementara DPD NasDem Batola sudah menyiapkan target besar untuk kemenangan NasDem pada pemilu mendatang.
Reporter: Tim Liputan





