Polsek Banjarbaru Utara Semprot Gulma Petani Gunakan Drone

Banjarbaru, Duta TV — Armada pesawat tanpa awak atau drone dikerahkan untuk menyemprot cairan herbisida guna menghambat tanaman gulma milik petani jagung yang beralamat di Jalan Seledri, Kelurahan Sungai Ulin, Kota Banjarbaru.
Para petani di kawasan ini merupakan binaan dari Polsek Banjarbaru Utara yang dibantu oleh jajaran Polsek Banjarbaru Utara untuk penyemprotan jagung menggunakan drone yang dinilai lebih efisien.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya kepolisian untuk mendukung program ketahanan pangan sekaligus pemberdayaan kelompok tani.
Kapolsek Banjarbaru Utara, AKP Yuwono, yang memantau penyemprotan gulma menyampaikan bahwa tanaman jagung yang dirawat saat ini telah memasuki usia sekitar 20 hari atau hampir tiga minggu sejak masa tanam awal pada bulan April lalu.
AKP Yuwono menjelaskan, pengelolaan lahan dilakukan secara bertahap dan berkesinambungan. Dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan penanaman tambahan di lahan kurang lebih seluas tiga hektare.
“Untuk lahan yang sudah kita tanam mencapai 10 hektare, kemarin ada penambahan lahan yang sudah diolah, rencananya minggu depan akan kita tanami lagi sekitar 3 hektare. Kemudian ada juga lahan sekitar 3 hektare yang usianya hampir satu bulan sepuluh hari,” ujarnya.
“Ini kita lakukan secara berkesinambungan, mudah-mudahan hasilnya nanti bagus. Penyemprotan kita lakukan menggunakan drone dari teman-teman PPL maupun DKP3. Ini sangat memudahkan karena luas lahannya cukup besar. Kalau dilakukan secara manual tentu akan membutuhkan waktu dan tenaga yang lebih banyak,” tambahnya.
Dalam pelaksanaannya, penyemprotan dilakukan dengan memanfaatkan teknologi drone yang difasilitasi oleh Dinas Pertanian melalui DKP3 bersama petugas penyuluh lapangan (PPL).
Penggunaan teknologi ini dinilai mampu meningkatkan efisiensi kerja di lahan yang cukup luas. Pihak Polsek Banjarbaru Utara juga melakukan pendampingan kepada kelompok tani dengan berkoordinasi bersama instansi terkait untuk memastikan proses penanaman hingga perawatan berjalan optimal.
Reporter: Suhardadi





