Kenali Segudang Manfaat Bangkal, Tanaman yang Jadi Identitas Kota Banjarbaru

Banjarbaru, DUTA TV – Daun bangkal merupakan salah satu tanaman khas tanah Kalimantan. Tanaman ini kemudian dianggap menjadi identitas Kota Banjarbaru. Kalimantan Selatan.

Tanaman ini tidak hanya dikenal sebagai bagian dari kekayaan alam lokal, tetapi juga lekat dengan berbagai praktik budaya yang diwariskan turun-temurun.

Keberadaan daun bangkal menjadi bukti bahwa alam dan tradisi memiliki hubungan erat dalam kehidupan masyarakat setempat.

Tanaman bangkal (Neonauclea), merupakan salah satu genus tumbuhan berbunga yang termasuk dalam keluarga Rubiaceae.

Genus ini terdiri dari sekitar 71 spesies yang umumnya berbentuk semak maupun pohon.

Dirangkum dari laman Kabupaten Balangan dan buku Biodiversitas Rawa oleh Dr Muhamat, tinggi pohon bangkal dapat mencapai 35 m.

Pohon bangkal memiliki ciri-ciri yaitu permukaan daun kasar, berbentuk oval, tulang daun menyirip dengan ukuran rata-rata panjang 8-20 cm.

Bunga bangkal berwarna kuning berbentuk seperti jarum pentul (pin) mengelilingi kepala yang berbentuk bulat serupa bola tenis. Bola menjadi buah ketika bunga-bunganya rontok.

Pohon bangkal mudah ditemukan pada lingkungan lahan basah seperti rawa, gambut, hingga kawasan di sepanjang aliran sungai, bahkan juga dapat tumbuh di lahan yang relatif kering.

Keberadaan tanaman ini memiliki fungsi penting, terutama sebagai penahan erosi di sekitar bantaran sungai.

Tak hanya fungsional, pohon bangkal juga menarik dijadikan tanaman hias karena bunganya indah serta mengeluarkan aroma harum yang khas.

Batangnya dapat dimanfaatkan sebagai bahan bangunan serta bahan baku dalam industri perkayuan.

Bagian daun, bunga, buah, dan kulit kayu bangkal juga telah lama dimanfaatkan sebagai bahan pengobatan tradisional yang diwariskan secara turun-temurun.

Daunnya yang muda konon dapat dimanfaatkan untuk obat sakit perut dan menurunkan tekanan darah.

Bedak pemutih wajah dari bagian kulit kayu ini telah menjadi industri rumahan dan umum dipakai oleh masyarakat Banjar di Kalimantan dengan nama Pupur Bangkal.

Tugu Nol Kilometer dibangun di Banjarbaru, tepatnya di Jalan A Yani – Jalan Lanan, Loktabat Utara, Banjarbaru Utara, Kota Banjarbaru.

Tugu ini sering dijadikan latar berfoto serta titik berkumpul warga.

Bentuknya yang khas membuatnya mudah diingat dan menjadi bagian dari lanskap kota yang akrab bagi masyarakat setempat.(dtk)

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *