Ratusan Muslimah Kalsel Bersatu Gaungkan Kepedulian untuk Palestina

Banjarbaru, Duta TV — Ratusan muslimah memadati lokasi kajian yang digelar Hijrah Community Muslimah di Banjarbaru.
Selain memperdalam ilmu agama, kegiatan ini juga menjadi momentum menguatkan solidaritas kemanusiaan.
Dua pendakwah yang dihadirkan yakni Ustadzah Zahra Latifah Baharun dan Ustadzah Syifa Baharun secara khusus mengajak para muslimah untuk tidak melupakan kondisi saudara di Palestina yang hingga kini masih membutuhkan bantuan.
Dalam dakwahnya, keduanya menekankan pentingnya kepedulian sebagai bagian dari implementasi cinta dalam Islam.
Tak hanya imbauan, aksi nyata juga dilakukan melalui penggalangan donasi yang diikuti antusias oleh para peserta. Bantuan yang terkumpul nantinya akan disalurkan kepada masyarakat Palestina.
“Ini kan buat ngingetin umat, buat bikin mereka recharge iman dan bikin mereka peduli kepada sesama manusia, terutama orang-orang yang dekat dengan mereka juga dan orang Palestina yang benar-benar hidupnya membutuhkan banget,” ujar Ustadzah Zahra Latifah Baharun.
“Disetiap perkumpulan-perkumpulan muslimah seperti ini jangan pernah lupakan saudara-saudara kita di Palestina dan jangan lupa ikut membantu mereka berupa donasi bantuan dan doa,” tutur Ustadzah Syifa Baharun.
Founder Hijrah Community Muslimah, Ummu Ayu, menyebut kegiatan ini menjadi sarana mengajak muslimah mengekspresikan cinta tidak hanya dalam ibadah, tetapi juga dalam kepedulian sosial. Melalui kajian ini, ratusan muslimah diharapkan tak hanya memperkuat iman, tetapi juga terus menumbuhkan kepedulian terhadap sesama, termasuk saudara di Palestina.
“Kita mengumpulkan para jemaah, para muslimah yang berhijrah. Di sini kita mengumpulkan untuk bagaimana kita mengungkapkan rasa cinta kita, karena cinta itu banyak, rasa cinta kepada Allah SWT, kepada Nabi Muhammad, suami, anak, dan keluarga kita,” terang Ummu Ayu.
Semangat kebersamaan dan kepedulian yang terbangun dalam kajian ini diharapkan terus berlanjut, tidak hanya di dalam majelis, namun juga dalam kehidupan sehari-hari.
Tim Liputan





