Bayi M. Nazhan Qamil Dirujuk ke Jakarta untuk Operasi Jantung

Banjarmasin, Duta TV — Bayi M. Nazhan Qamil usia 4 bulan, pasien kelainan jantung bawaan asal Murung Raya Kec. Bakumpai Kab. Barito Kuala, resmi dirujuk ke Rumah Sakit Harapan Kita di Jakarta untuk menjalani tindakan operasi.
Sebelum mendapat rujukkan ke Jakarta, Bayi M. Nazhan Qamil telah melewati serangkaian perjalanan pengobatan di daerah. Ia mendapat pemeriksaan awal di Puskesmas Bakumpai, kemudian dirujuk ke RS H. Abdul Aziz Marabahan. Karena keterbatasan peralatan, pasien kemudian dirujuk ke RS Ulin Banjarmasin untuk penanganan di poli jantung.
Berdasarkan diagnosa tim medis RS Ulin, Bayi M. Nazhan Qamil memerlukan tindakan operasi segera yang hanya bisa dilakukan di RS Harapan Kita Jakarta.
Mengingat kondisi ekonomi keluarga yang kurang mampu, Bayi M. Nazhan Qamil mendapatkan bantuan dana oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Barito Kuala melalui Baznas.
Dalam keberangkatannya ke Jakarta nanti, M. Nazhan Qamil didampingi oleh tim untuk memastikan keamanan dan kenyamanan selama proses pengobatan, di antaranya bidan desa yang diutus langsung oleh Dinas Kesehatan dan tenaga medis pendamping dari pihak rumah sakit RSUD H. Abdul Aziz Marabahan.
Kepala Dinkes Batola, Sugimin, SKM, M.Kes., berharap, “Tahap pertama pengobatan di Jakarta dijadwalkan akan berlangsung selama 10 hari. Setelah masa tersebut, tim medis akan melakukan kontrol dan evaluasi terhadap perkembangan kondisi kesehatan Bayi M. Nazhan Qamil untuk menentukan langkah selanjutnya. Mudah-mudahan Bayi M. Nazhan segera mendapatkan kesembuhan melalui proses pengobatan ini.”
Selain mendampingi pasien, pendamping juga turut membantu dalam pengurusan administrasi dan pemondokan bagi keluarga selama di Jakarta.
Update terakhir dari Kepala Dinkes Batola, Sugimin, bahwa Bayi M. Nazhan Qamil dijadwalkan terbang ke Jakarta pada 16 April 2026 pukul 12.00 WITA, namun saat di bandara bayi mengalami sesak napas hilang timbul. Rekomendasi dari KKP Bandara, pasien dianjurkan untuk konsul dan mendapatkan rekomendasi dari spesialis serta membawa oksigen terstandar. Dari Dinkes Batola, pasien diakomodasi konsultasi ke RS Siloam Banjarmasin pada hari ini, 16 April 2026 pukul 17.00 WITA, serta direncanakan pindah maskapai yang memiliki ketersediaan oksigen terstandar.





