Sepi Kunjungan, Toko-Toko di Kota Lama Tutup

Banjarmasin, Duta TV — Beginilah suasana Kota Lama saat ini. Hanya terlihat beberapa toko atau pedagang saja yang masih buka. Padahal sebelumnya tempat ini menjadi salah satu tempat pilihan untuk nongkrong pacorit warga Banjarmasin, khususnya kalangan remaja.
Sedangkan beberapa toko lain terlihat tidak beroperasional lagi. Bahkan di bagian depan toko tertulis dijual atau disewakan.
Kondisi ini sudah beberapa bulan belakangan terjadi. Bertambahnya wadah atau tempat nongkrong baru di Banjarmasin diduga menjadi penyebab sepinya kawasan Kota Lama sekarang.
Padahal kawasan Kota Lama diproyeksikan menjadi salah satu tempat atau destinasi wisata kuliner di Banjarmasin.
Menurut salah satu pengelola Rangku Kopi Bar, Mike, mereka sudah melakukan beberapa event untuk coba kembali menarik pengunjung, dan rencananya mereka juga bakal membenahi kawasan Kota Lama atau Bandarmasih Tempoe Doeloe ini.
“Mulai sepi sekitar 6–9 bulan yang lalu karena monotonya kawasan dan banyaknya tempat baru di luar Kota Lama. Rencana kami sebagai pengelola Kota Lama, kami bergerak untuk membenahi kawasan Kota Lama agar bisa kembali ramai. Besar harapan kami bisa bekerja sama dengan Pemko Banjarmasin, bisa jadi destinasi wisata,” ungkapnya.
Sementara itu, Redi, pengelola Kota Lama Koffie, mengatakan kawasan Kota Lama sebenarnya mulai sepi sejak pertengahan tahun 2022 saat revitalisasi kawasan dan dampaknya masih terasa hingga sekarang.
“Kawasan Kota Lama sepi sebenarnya dari pertengahan tahun 2022 saat revitalisasi kawasan, berdampak sampai sekarang. Yang membuat sepi karena ada tempat baru dan ada suasana baru. Pengunjung yang kurang dan terpaksa harus tutup di luar harga sewa yang tinggi,” keluh Redi.
Sementara itu menurut Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Banjarmasin, Ibnu Sabil, pihaknya akan berkoordinasi dengan sejumlah SKPD lain agar bisa menghidupkan kembali kawasan Kota Lama ini dan kembali menjadi destinasi wisata kuliner.
“Ada informasi seperti itu, ada yang tutup dan lainnya. Mencari model yang baru sesuai dengan Kota Lama. Kami rapatkan kembali. Kalau ada konsep baru bisa berjualan dan menambah sehingga menjadi destinasi wisata lagi.” kata Ibnu.
Rencananya Disbudporapar dan Diskopkumker Banjarmasin juga akan merubah sedikit konsep Kota Lama agar nantinya tempat itu bisa kembali ramai seperti beberapa tahun yang lalu.
Reporter : Zein Pahlevi





