Produksi Sampah Selama Ramadan Meningkat hingga 10 Persen

Banjarmasin, Duta TV — Dinas Lingkungan Hidup Banjarmasin mencatat peningkatan produksi sampah selama Ramadan. Aktivitas warga yang berubah menjadi faktor utama penambahan sampah. Dalam sehari peningkatan tersebut mencapai lima hingga 10 persen, dari total sampah per hari sebelumnya 400 hingga 600 ton per hari.
Bulan Ramadan ternyata memberi dampak pada peningkatan sampah, baik rumah tangga maupun dari sektor lain.
Berubahnya pola makan warga, yang lebih sering berbelanja baik secara online atau offline, menjadi salah satu faktor peningkatan sampah tersebut.
Pihak DLH mencatat ada kenaikan dari lima hingga 10 persen, dari total sampah 400 hingga 600 ton per harinya. Pihak petugas dari DLH juga sudah mensiasatinya dengan melakukan pembagian tugas. Untuk ke titik yang lebih banyak sampah, petugasnya lebih banyak, dan ke titik yang sampahnya lebih sedikit, petugasnya menyesuaikan.
Selain itu, ada beberapa tempat yang menjadi konsentrasi pihak DLH untuk melakukan pembersihan, salah satunya Pasar Wadai Nol Kilometer. Pasalnya, di kawasan ini volume sampah yang diangkut cukup banyak karena aktivitas jual beli.
“Untuk bulan Ramadan memang ada peningkatan sampah di Banjarmasin karena ada perubahan pola makan, karena belanja online dan sampah meningkat lima sampai 10 persen. Alhamdulillah kita mensiasati, membagi sektor-sektor beberapa titik ada yang tinggi ada yang rendah. Karena terkonsentrasi di Pasar Wadai, ada di TPS-TPS sedikit penurunan. Memang menyebar di beberapa titik, kita bisa mengatasi. Dengan perubahan pola sampahnya bisa tetap dikelola, supaya petugas bisa memilah dan memudahkan,” jelas Alive Yosefah Love, Kepala DLH Banjarmasin.
Warga juga terus diimbau untuk melakukan pemilahan sebelum membuang sampah mereka. Pemilahan itu agar memudahkan petugas mengelola sampah, baik yang organik maupun nonorganik.
Reporter: Zein Pahlevi





