Dinsos PPPAPPKB Banjar Gandeng Media untuk Sosialisasikan ‘ILA’

Kabupaten Banjar, DUTA TV — Dinas Sosial PPPAPPKB Kabupaten Banjar menggelar sosialisasi Informasi Layak Anak (ILA) yang melibatkan puluhan awak media.
Sosialisasi menghadirkan Kepala Bidang Pemenuhan Hak Anak, Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana, Provinsi Kalimantan Selatan, Andrian Anwari.
Dalam paparannya, Andrian menyatakan bahwa Informasi Layak Anak merupakan salah satu dari 24 indikator utama dalam program KLA.
Informasi Layak Anak berkaitan langsung dengan 4 pilar pembangunan anak, yang salah satunya merupakan peran dari media massa. Andrian menambahkan, selama ini media telah memiliki pedoman kode etik dari dewan pers, namun ke depan media diharapkan melibatkan anak secara aktif dalam proses jurnalistik.
Melalui pelatihan menulis, praktik wawancara hingga edukasi jurnalistik yang melibatkan anak-anak, kolaborasi dapat diperkuat melalui nota kesepahaman atau perjanjian kerja sama dengan organisasi media.
“Jika salah satu pilar tidak berjalan, maka pembangunan anak tidak bisa berjalan normal. Media memiliki posisi yang sangat strategis,” ujar Andrian Anwari.
“Media massa adalah bagian dari 4 pilar KLA. Kami ingin berkolaborasi, khususnya dalam menyajikan informasi yang benar-benar layak anak,” ujar Merilu Ripner, Kabid PPPA Dinsos PPPAPPKB Kabupaten Banjar.
Sementara itu, Kepala Bidang PPPA Dinsos PPPAPPKB Banjar, Merilu Ripner, menegaskan media massa merupakan bagian dari empat pilar KLA. Pihaknya ingin berkolaborasi dalam menyajikan informasi yang benar-benar layak anak.
Target dari sosialisasi ini sendiri bertujuan membangun kolaborasi nyata antara wartawan dan anak-anak di Kabupaten Banjar, baik melalui forum anak daerah maupun organisasi anak lainnya.
Merilu menambahkan insan pers telah banyak memberitakan prestasi anak maupun persoalan yang dihadapi anak, informasi tersebut menjadi masukan penting bagi gugus tugas Kabupaten Layak Anak.
Reporter: Suhardadi





