Hadapi Lonjakan Transaksi Ramadhan, BI Kalsel Siapkan Triliunan Rupiah

Banjarmasin, Duta TV – Sebagai bentuk komitmen pemenuhan kebutuhan uang rupiah selama Ramadhan dan Idulfitri, Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan (BI Kalsel) melakukan Kick Off Semarak Rupiah Ramadhan dan Berkah Idulfitri atau SERAMBI 2026.
Secara nasional, Bank Indonesia menyiapkan uang tunai sebesar 185,6 triliun rupiah. Sementara itu, di Kalimantan Selatan kebutuhan uang kartal diperkirakan mencapai 3,06 triliun rupiah atau meningkat 36,1 persen dibandingkan realisasi tahun sebelumnya sebesar 2,24 triliun rupiah.
Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan menyampaikan, peningkatan kebutuhan ini sejalan dengan proyeksi aktivitas ekonomi masyarakat yang lebih tinggi tahun ini.
- Ananda Berharap Warga Tidak Panic Buying Saat Ramadhan13 Februari 2026
“Jadi dengan 140 miliar itu tahun ini berarti kita lebih dari 60 persen dari jatah tahun kemarin makanya mestinya cukup,” tutur Donanto Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan.
Untuk mendukung kelancaran layanan penukaran uang, setiap paket penukaran ditetapkan sebesar 5 juta 300 ribu rupiah agar distribusi lebih merata dan adil. Tahun ini, layanan penukaran diperluas melalui kerja sama dengan 21 perbankan di 120 titik layanan yang tersebar di 13 kabupaten dan kota se-Kalimantan Selatan.
Jumlah ini meningkat 20 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Selain itu, ada tambahan 25 titik layanan dari lima mitra strategis guna memperluas jangkauan ke masyarakat. Masyarakat yang ingin melakukan penukaran uang diwajibkan mendaftar melalui aplikasi PINTAR, memastikan proses berjalan tertib dan terjadwal.
Rangkaian SERAMBI 2026 di Kalimantan Selatan meliputi berbagai program, di antaranya Berkah, Mitra Ramah, Silaturahmi, Kas Keliling Baiman Lakasi atau layanan kas keliling susur sungai, hingga kas keliling di Pasar Wadai Ramadhan, bandara, dan pelabuhan. Bank Indonesia juga mengajak masyarakat untuk berbelanja secara bijak serta memastikan keaslian uang melalui metode 3D, yakni dilihat, diraba, dan diterawang.
Selain transaksi tunai, Bank Indonesia juga mendorong pemanfaatan pembayaran non-tunai seperti QRIS untuk zakat, infak, sedekah, hingga tunjangan hari raya guna mendukung kelancaran transaksi selama periode Ramadhan dan Idulfitri.
Reporter : Evi Dwi Herliyanti





