PAM Bandarmasih: Produksi Air Bersih Masih Aman

Banjarmasin, DUTA TV — Adanya dugaan pencemaran lingkungan di Sungai Barito beberapa waktu lalu sangat berdampak bagi pengusaha tambak dan juga produksi air minum untuk perusahaan air minum di Barito Kuala. Pasalnya, untuk melakukan pengolahan air minum mengalami kesulitan akibat dampak pencemaran tersebut.
Berbeda dengan PAM Bandarmasih yang menyatakan hasil produksi air mereka masih aman, karena pencemaran tidak terjadi di Sungai Martapura dan juga irigasi Riam Kanan. Sungai Martapura dan irigasi Riam Kanan merupakan sumber air baku PAM Bandarmasih.
Pihak PAM Bandarmasih juga memastikan pengolahan air baku menjadi air siap distribusi telah melalui uji laboratorium sebelumnya, guna memastikan air layak untuk dikonsumsi. Bahkan, laboratorium PAM Bandarmasih telah dilengkapi dengan sertifikasi terkait untuk memonitor dan mengontrol kualitas serta hasil produksi air tersebut.
Pelaksana Tugas Direktur Utama PAM Bandarmasih, Zulbady, menegaskan bahan baku air yang digunakan tidak terdampak pencemaran.
“Bahan baku untuk mengolah air PTAM Bandarmasih tidak tercemar karena kita mengambil air baku dari Sungai Martapura dan irigasi Riam Kanan. Isu yang menyebar terkait kurangnya oksigen terlarut di Sungai Barito tidak berpengaruh untuk kita,” ungkap Zulbady.
“Saat ini kita sudah mendapatkan sertifikasi 17025 terkait standar laboratorium untuk memonitor dan mengontrol proses air minum, mengecek kualitas air bakunya dan pengolahannya. Alhamdulillah semuanya sudah sesuai dengan aturan yang berlaku dengan Permenkes. Kita jamin dan kita yakini air PTAM aman untuk memasak dan keperluan lainnya,” tambahnya..
Sebelumnya, PAM Bandarmasih juga telah melakukan uji sampel air di Sungai Martapura untuk memastikan bahan baku air yang mereka produksi masih aman untuk diolah menjadi air siap konsumsi.
Reporter : Zein Pahlevi





