Gubernur Kalsel dan Kapolda Hadir di RS Bhayangkara, Dampingi Proses Pemulihan Adel dan Jailani

Banjarmasin – dutatv.com, Perhatian dan dukungan terhadap proses penyembuhan dua kakak beradik yatim piatu, Felina Delfi (11) yang akrab disapa Adel dan adiknya Jailani (5), terus diberikan oleh Gubernur Kalsel H. Muhidin bersama istri.
Kamis (22/1), Gubernur H. Muhidin dan Ketua TP PKK Kalsel Hj. Fathul Jannah bersama Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol. Rosyanto Yudha Hermawan serta Ketua Bhayangkari Polda Kalsel, Yennie Rosyanto Yudha mengunjungi Adel dan Jailani di ruang perawatan Atidhira RS Bhayangkara Banjarmasin. Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi kesehatan keduanya sekaligus memberikan dukungan moril di tengah proses pengobatan yang sedang dijalani.
Dalam suasana hangat dan penuh empati, Gubernur dan rombongan berinteraksi langsung dengan Adel dan Jailani. Keduanya tampak ceria dan menunjukkan perkembangan kondisi yang semakin membaik setelah mendapatkan penanganan medis secara intensif dari pihak rumah sakit.
Gubernur H. Muhidin mengungkapkan rasa syukurnya atas perkembangan kesehatan Adel dan Jailani. Ia berharap proses penyembuhan keduanya dapat berjalan lancar hingga pulih sepenuhnya. Gubernur juga menyampaikan apresiasi kepada Kapolda Kalsel atas perhatian dan dukungan dalam membantu penanganan medis bagi kedua anak tersebut.
“Alhamdulillah, saat dibesuk Adel dan Jailani terlihat ceria dan kondisinya semakin membaik. Mudah-mudahan bisa sembuh total. Mari kita doakan bersama untuk kesembuhan Adel dan Jailani,” ujar H. Muhidin didampingi Sang Istri.
Sementara itu, Misrawati, nenek Adel dan Jailani yang selama ini merawat cucunya, menyampaikan rasa terima kasih atas kepedulian dan bantuan dari Gubernur, Kapolda, serta seluruh pihak yang telah membantu proses pengobatan cucunya.
“Terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan. Semoga Pak Gubernur beserta Ibu, Pak Kapolda beserta Ibu, dan semua pihak mendapatkan keberkahan atas kepedulian ini,” ucap Misrawati, didampingi Anisa Martina, ibu Kepala Desa Pengalaman.
Diketahui, Adel dan Jailani tinggal bersama sang nenek sejak orang tua mereka meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas tiga tahun lalu di Kabupaten Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah. Insiden tersebut meninggalkan dampak kesehatan serius bagi keduanya. Adel mengalami keterbatasan pada fungsi tangan sehingga kesulitan beraktivitas, sementara Jailani mengalami gangguan pada kakinya hingga tidak dapat meluruskan kaki secara normal.
Perhatian penuh terhadap kondisi kakak beradik ini bermula saat Gubernur Kalsel bersama Kapolda menyalurkan bantuan kepada warga terdampak banjir di wilayah Martapura Barat pada Sabtu (17/1). Dalam kesempatan tersebut, Gubernur dan Kapolda menyempatkan diri menemui Adel dan Jailani serta berupaya membantu pengobatan mereka.
Gubernur H. Muhidin saat itu menyampaikan komitmen untuk memberikan jaminan pengobatan. Ia menyarankan agar Adel dan Jailani menjalani pemeriksaan dan perawatan di RS Bhayangkara, dengan dukungan penuh dari Kapolda Kalsel.
“Waktu itu kami menyarankan kepada neneknya agar Adel dan Jailani bisa diperiksa di RS Bhayangkara. Pak Kapolda siap membantu penanganannya,” kata H. Muhidin.
Dalam perbincangan dengan Adel, Gubernur juga memberikan motivasi atas cita-cita Adel yang ingin menjadi seorang guru. “Kalau jadi guru itu baik. Selama ada saya, insya Allah bisa jadi guru. Saya siap membantu,” ucapnya, memberi semangat bagi Adel untuk terus berharap dan bermimpi.
Kunjungan ini menjadi wujud kepedulian dan sinergi antara pemerintah daerah dan kepolisian dalam memastikan hak anak untuk mendapatkan layanan kesehatan serta dukungan kemanusiaan, sekaligus menegaskan bahwa negara hadir di tengah masyarakat, terutama bagi mereka yang membutuhkan.
Tim





