Warga Desa Pembantanan Keluhkan Penyakit Kulit

Sungai Tabuk, DUTA TV — Banjir yang telah merendam permukiman warga Desa Pembantanan selama lebih dari satu bulan mulai menimbulkan berbagai dampak kesehatan. Sejumlah warga mengeluhkan penyakit kulit, terutama gatal-gatal pada kaki akibat terus-menerus terendam air banjir.
Di tengah kondisi ini, warga bersyukur atas kepedulian Paguyuban SPPG Kalimantan Selatan yang turun langsung memberikan bantuan. Tak hanya menghadirkan tenaga medis, Paguyuban SPPG Kalsel juga menyalurkan berbagai kebutuhan dasar bagi warga terdampak banjir.
Salah satu warga, Meldawati, mengaku sangat terbantu dengan adanya pengobatan gratis yang diberikan. Selama lebih dari sebulan, dirinya harus menahan rasa gatal di kaki akibat air banjir yang tak kunjung surut.
“Gatal-gatal karena airnya. Lebih sebulan nunggu bantuan, baru bisa diberi salep. Ya sangat terbantu, sangat berterima kasih. Gatal hari-hari,” keluhnya.
Sementara itu, perwakilan Paguyuban SPPG Kalimantan Selatan, Aftahuddin, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian seluruh SPPG di Kalsel terhadap warga terdampak banjir. Sebanyak 28 SPPG turut menjadi donatur dalam kegiatan kemanusiaan ini. Aftah menyebut total bantuan yang disalurkan mencapai 750 paket menyasar tujuh RT. Selain menerjunkan tim medis, bantuan yang diberikan juga meliputi obat-obatan, paket sembako, makanan siap santap, selimut, snack untuk anak-anak, hingga pakaian layak pakai.
“Kita dari seluruh SPPG Kalsel, donatur berjumlah sebanyak 28 SPPG di Kalsel, peduli terhadap banjir. Jadi pada saat ini kita berbagi. Dapur-dapur yang mana SPPG tim-timnya menurunkan orang-orangnya untuk ke masyarakat, berbagi sembako. Paket yang dibagikan sekitar 759 paket. Ada sembako, selimut, nasi, obat-obatan, dan snack untuk anak-anak. Ada tenaga medis juga empat orang untuk pengobatan-pengobatan masyarakat yang membutuhkan. Kalau saya lihat di daerah sini hampir rata-rata, baik pemkab atau provinsi, tak menyasar kampung ini,” ucapnya.
Sementara itu, kendati banjir melanda sejumlah wilayah, Paguyuban SPPG Kalimantan Selatan memastikan penyaluran program Makan Bergizi Gratis atau MBG tetap berjalan. Untuk sekolah yang terdampak banjir dan terpaksa meliburkan siswanya, SPPG tetap menyalurkan bantuan berupa makanan kering agar para siswa tetap mendapatkan asupan makanan selama masa darurat banjir.
Reporter: Evi Dwi Herliyanti





