Sudah Seminggu Masitah Mengungsi Di Musala

Banjarmasin, DUTA TV — Beginilah aktivitas di musala yang berada di Sungai Lulut Dalam pada Senin pagi (05/01/26). Sejumlah pengungsi terlihat memasak untuk sarapan pagi.

Musala ini sejak satu pekan terakhir menjadi tempat pengungsian bagi warga Sungai Lulut Dalam yang rumahnya terendam banjir.

Salah satu pengungsi, Masitah, 62 tahun, warga Sungai Lulut Dalam, sudah mengungsi di musala ini selama satu pekan terakhir. Ia terpaksa mengungsi bersama lima anggota keluarganya karena ketinggian air di rumahnya mencapai betis orang dewasa. Belum lagi jika malam hari saat air rob terjadi, ketinggian air bisa mencapai pinggang orang dewasa.

Di musala atau tempat pengungsian ini, ia dan keluarga juga bergabung dengan pengungsi lain. Ia berharap kondisi air cepat surut agar bisa kembali beraktivitas seperti biasa. Pasalnya, banjir yang cukup tinggi di kawasan ini cukup mengganggu aktivitas warga sekitar.

Sementara itu, menurut Ketua RT 08 Sungai Lulut Dalam, Muas, jumlah pengungsi mencapai sekitar 35 kepala keluarga. Jumlah itu bisa bertambah jika air rob semakin tinggi. Namun, musala ini hanya bisa menampung sekitar 35 kepala keluarga.

“Untuk pengungsi di musala banyak, tapi maksimal 35 KK. Tapi yang kami utamakan lansia dan bayi tiap malam pergantian,” tuturnya.

Polsek Bantim Salurkan Bantuan Ke Korban Banjir Sungai Lulut Dalam

Sementara itu, Selasa pagi (06/01/26), Kapolsek Banjarmasin Timur, AKP Morris Widhi Harto, menyerahkan secara simbolis bantuan berupa mi instan kepada warga Sungai Lulut Dalam. Selain mi instan, mereka juga memberikan bantuan ratusan butir telur ayam untuk warga yang mengungsi di musala tak jauh dari lokasi banjir tersebut.

Untuk total warga yang terdampak banjir ada sekitar 200 kepala keluarga atau sekitar 500 jiwa. Kapolsek Banjarmasin Timur, AKP Morris Widhi Harto, berharap banjir yang menggenang lokasi ini bisa segera surut agar warga bisa kembali ke rumah masing-masing dan beraktivitas seperti biasa.

“Pagi hari ini Polsek Banjarmasin Timur menyalurkan bantuan dari Pak Kapolres Banjarmasin sebanyak 10 dus Indomie dan 250 butir telur ayam, sehingga kita bisa meringankan penderitaan rekan dan saudara kita yang terdampak, kurang lebih 200 KK atau 500 jiwa yang terdampak,” tegasnya.

Sebelumnya, sejumlah petugas dari Polsek Banjarmasin Timur juga sempat ikut melakukan pembersihan di Sungai Lulut Dalam agar aliran sungai bisa kembali lancar.

Sejumlah bantuan dari Pemko dan beberapa instansi lain juga sudah disalurkan ke para pengungsi, baik makanan maupun keperluan sehari-hari bagi para pengungsi di musala ini.

Reporter: Zein Pahlevi

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *