Program 1000 Hari Pertama Kehidupan Diminta Lebih Masif

BANJARMASIN, DUTA TV — Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalimantan Selatan, H. Suripno Sumas, kembali melaksanakan sosialisasi perda tentang penyelenggaraan kesehatan. Kali ini, fokus utamanya adalah pentingnya 1000 hari pertama kehidupan. Sosialisasi ini untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya periode kritis dalam menentukan kesehatan dan perkembangan anak.

Dalam sosialisasi ini, dewan meminta agar program 1000 hari pertama kehidupan disosialisasikan lebih masif kepada masyarakat. Pasalnya, masih banyak masyarakat yang belum tahu tentang program ini dan bagaimana cara mengoptimalkannya.

Padahal, program ini merupakan salah satu langkah pemerintah untuk menekan dan mengantisipasi stunting di Kalimantan Selatan.

“Hari ini ada beberapa masukan yang disampaikan mereka terhadap program ini. Pertama, program 1000 hari kehidupan, pemerintah sudah berupaya memberikan asupan makanan kepada ibu hamil mulai dari hari pertama sampai ke seribu,” ujar Suripno.

“Makanan yang disiapkan dari PKK setempat. Jadi PKK menyusun program, dan ini mungkin sudah dilaksanakan di sebagian tempat,” tambahnya.

Sheila Nurrahmah, dosen Fakultas Kedokteran ULM, menjelaskan di seribu hari pertama kehidupan, makanan yang diberikan adalah makanan yang berasal dari ibu. Maka dari itu, program 1000 hari kehidupan pemerintah berupaya memberikan asupan makanan kepada sang ibu.

“Seribu hari pertama kehidupan itu ibunya akan diberi makan, karena awal itu kan belum bisa makan, jadi semua makanan dari mamanya. Jadi mamanya yang diberi pemerintah,” jelas Sheila.

“Selain itu, ada juga program-program posyandu yang memberikan vitamin. Jadi saat program itu akan dilihat bagaimana perkembangan anak. Jadi tahu, oh saat itu dia tetap beratnya tidak ada perkembangan, nanti didatangkan dokter atau posyandu minta orang tuanya ke puskesmas. Kalau tahu penyebabnya apa, nanti diberikan obat atau kebutuhan sesuai penyebabnya,” sambungnya.

Dalam kesempatan ini, Suripno juga menekankan pentingnya kerja sama pemerintah daerah dan masyarakat untuk meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan anak-anak di Kalimantan Selatan. Sebelumnya, legislator asal PKB ini juga mensosialisasikan langkah pencegahan anemia yang mana tujuan utamanya juga untuk memastikan kecukupan zat besi bagi anak dan balita sebagai antisipasi stunting.

Reporter: Evi Dwi Herliyanti

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *