Warga Keluhkan Keamanan Taman Kelayaan, Dipakai Ngelem & Mabuk-Mabukan

Banjarmasin, Duta TV – Warga Keluaran Banjarmasin Selatan mengeluhkan Taman Kelayaan yang kerap digunakan untuk ngelem dan mabuk-mabukan. Keluhan itu disampaikan salah satu warga, Bahrin, saat sosialisasi perda yang digelar Suripno Sumas.
Keluhan itu juga berkaitan dengan perda yang disosialisasikan, yakni terkait penyelenggaraan ketenteraman, ketertiban umum, dan perlindungan masyarakat.
Warga menyebut kegiatan yang kerap berlangsung malam hingga dini hari itu sangat meresahkan warga setempat. Warga mengatakan sudah menyampaikan keluhan ini ke pihak kelurahan. Namun, pengamanan yang dilakukan Satpol PP ataupun Linmas dinilai tidak maksimal dan terkesan dibiarkan.
“Pukul 10 ke atas sampai pagi, jadi malam jadi jam-jam itu yang rawan sekali. Tidak ada pengawasan dari pemerintah. Sudah dilaporkan ke kelurahan kemarin, sudah ada juga rapat antara kelurahan, Pol PP, dan SKPD terkait dalam penanganan itu. Tapi sekarang, bahasa Banjarnya meingari aja, cuman datang setelah memang aman mereka pulang. Padahal mereka tahu kalau Pol PP datang dia bubar dan kembali lagi,” ujarnya.
Sementara itu, H. Suripno Sumas, Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel, menghimbau kepada Pemko agar menempatkan petugas dari Linmas yang lebih proaktif.
“Kita menghimbau kepada Pemko agar menempatkan petugas dari Linmas lebih proaktif lagi. Kalau menurut masyarakat hanya dari pagi sampai jam sekian, tapi justru di malam hari lahan tidak dimanfaatkan dengan yang tidak sesuai ketentuan. Kami minta Pemko ini diperhatikan dan ditindaklanjuti dan langkah proaktif untuk hal tersebut,” ucapnya.
Bukan hanya digunakan untuk kegiatan negatif, estetika Taman Kelayaan juga kerap dirusak oleh tangan-tangan yang tidak bertanggung jawab. Padahal, taman yang berada di Muara Kelayaan baru berusia dua tahunan.
Reporter: Evi Dwi Herliyanti





