Program Bedah Rumah Diminta Sasar Warga Bantaran Sungai

Banjarmasin, DUTA TV — Warga Banjarmasin Selatan meminta program bedah rumah yang digaungkan Gubernur Kalsel melalui pokir dewan menyasar rumah yang berada di bantaran sungai.

Permintaan itu disampaikan warga saat sosialisasi Perda oleh Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel, Suripno Sumas. Warga menyebut hampir sebagian besar rumah yang perlu perbaikan justru berada di bantaran sungai.

Apalagi di wilayah Kelayan, Banjarmasin Selatan, banyak rumah masyarakat dengan kondisi rusak berat. Menanggapi hal itu, Suripno memastikan tetap menerima dan menindaklanjuti keinginan masyarakat. Masyarakat yang menyampaikan usulan untuk perbaikan akan tetap dimasukkan ke dalam pokir dan kemudian diseleksi oleh tim yang telah dibentuk Pemerintah Provinsi.

“Rumah-rumah yang layak untuk dilakukan rehab ini berposisi di daerah bantaran sungai dan kita secara geografis sudah bisa membayangkan karena Banjarmasin Selatan itu penduduk yang terpadat adalah di sepanjang Sungai Kelayan. Otomatis mereka ini berdomisili dan membangun rumah di pinggiran bantaran sungai. Kondisi ini dipertanyakan oleh mereka dan itu menjadi catatan kami selanjutnya untuk nanti kami bahas dengan pihak provinsi. Tetapi kami punya kesepakatan dalam pertemuan ini, saya tidak ingin memvonis ketentuan ini saat-saat sekarang. Kami ingin nanti yang menentukan, yang memvonis ini, pihak pemerintah,” ujar Suripno Sumas.

Di tahun ini sendiri, sedikitnya ada 100 unit rumah warga Banjarmasin yang akan diperbaiki melalui program bedah rumah menggunakan dana dari APBD Perubahan. Program akan terus dijalankan selama masa kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalsel, Haji Muhidin–Hasnuryadi, yang anggarannya dialokasikan melalui APBD Murni setiap tahunnya.

Reporter: Evi Dwi Herliyanti

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *