Wamen Dikdasmen Evaluasi SPMB SMP di Banjarmasin

Banjarmasin, DUTA TV – Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen), Fajar Riza Ul Haq, melakukan kunjungan kerja ke SMP Negeri 7 Banjarmasin pada Jumat pagi.
Kunjungan ini dilakukan untuk mengevaluasi pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tingkat Sekolah Menengah Pertama yang baru saja berakhir pada Kamis lalu.
Dalam kunjungannya, Fajar menyatakan bahwa proses penerimaan siswa baru berjalan lancar dan tanpa kendala berarti. Ia menyebut kapasitas sekolah di Banjarmasin masih cukup memadai untuk menampung jumlah pendaftar.
“Saya mengunjungi SMPN 7 untuk melihat langsung proses SPMB yang baru saja berakhir. Saya berdiskusi dengan panitia dan Dinas Pendidikan untuk menggali berbagai hal, termasuk mengevaluasi pelaksanaannya. Saya mendapatkan penjelasan bahwa jumlah siswa yang mendaftar sebanding dengan daya tampung sekolah. Jadi, tidak ada persoalan signifikan terkait kuota penerimaan,” ujar Fajar Riza Ul Haq.
Meski demikian, ia mengakui adanya keluhan dari orang tua terkait penentuan titik koordinat saat mendaftarkan anak mereka melalui jalur domisili.
Dalam kunjungan ini, Wamen turut didampingi oleh Wali Kota Banjarmasin, M. Yamin, dan Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan (Plt Kadisdik) Kota Banjarmasin, Ryan Utama.
Ryan menjelaskan bahwa dalam pelaksanaan SPMB terdapat beberapa jalur penerimaan, yaitu afirmasi, prestasi, domisili, dan mutasi.
“Walaupun SPMB berakhir, masih ada yang standby di sistem dan jika ada warga yang bertanya, dari hasil evaluasi yang kita jalankan sesuai peraturan menteri dan petunjuk teknis, semua dilakukan secara online melalui empat jalur, serta disiapkan posko pengaduan di masing-masing sekolah,” jelas Ryan Utama.
Selain mengunjungi SMP Negeri 7, Wamen juga menyambangi SMA Negeri 3 Banjarmasin untuk meninjau kesiapan pelaksanaan SPMB tingkat SMA.
Ia menilai bahwa tantangan di jenjang sekolah menengah atas biasanya lebih kompleks dibandingkan tingkat SMP. SPMB untuk SMA sendiri dijadwalkan akan dimulai pada 23 Juni mendatang.
Reporter : Zein Pahlevi





