Seleksi Karate O2SN Kota Banjarbaru Diwarnai Kericuhan

Martapura, DUTA TV – Ajang seleksi cabang olahraga karate untuk Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Kota Banjarbaru diwarnai kericuhan, Selasa lalu. Insiden ini terjadi setelah lima atlet dari perguruan Lemkari Bergerak didiskualifikasi oleh panitia pelaksana.

Diskualifikasi dilakukan karena berdasarkan aturan yang berlaku, hanya perguruan resmi yang berada di bawah naungan Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (Forki) yang berhak mengikuti seleksi tersebut.

Sejumlah orang tua dan pelatih dari kelima atlet karate tersebut langsung mendatangi panitia pelaksana seleksi untuk mempertanyakan alasan anak didik mereka tidak dipanggil untuk bertanding. Mereka berharap agar kelima atlet tetap bisa mengikuti seleksi dan mewakili Kota Banjarbaru dalam ajang tingkat provinsi di Kalimantan Selatan.

Pertandingan seleksi cabang olahraga karate ini digelar pada 27 Mei 2025 di Gedung Olahraga PSHT, khususnya untuk nomor pertandingan kata, dengan tujuan menjaring atlet terbaik yang akan mewakili Kota Idaman di tingkat provinsi.

Kericuhan mulai terjadi saat kelima atlet dari Lemkari Bergerak tidak kunjung dipanggil untuk bertanding. Hal ini membuat orang tua dan pelatih kebingungan dan akhirnya mengajukan protes kepada panitia. Meskipun panitia sudah menjelaskan bahwa hanya atlet dari perguruan yang diakui Forki yang boleh bertanding, protes tetap terjadi.

Menurut salah satu panitia, Wahyuddin, kelima atlet tersebut tidak terdaftar dalam keanggotaan Forki. Oleh sebab itu, panitia khawatir apabila atlet yang tidak memenuhi syarat justru lolos seleksi, maka mereka berisiko ditolak saat seleksi O2SN tingkat provinsi.

“5 atlet yang ditolak tidak terdaftar dalam keanggotaan Forki,” kata Wahyuddin.

Meski begitu, panitia pelaksana menyatakan masih menunggu keputusan resmi dari Forki Kalimantan Selatan. Jika diperbolehkan, seleksi lanjutan akan dilaksanakan secara khusus dengan pembiayaan ditanggung oleh perguruan bersangkutan.

Reporter : Tarida Sitompul

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *