Triwulan 2025, Dinkes Banjarbaru Deteksi 870 Kasus Penyakit Typus

BANJARBARU, DUTA TV — Sebanyak 24 penyakit yang berpotensi mewabah di Kota Banjarbaru terdeteksi dan perlu diwaspadai masyarakat. Di antara penyakit tersebut, infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) dan demam tifoid atau penyakit typus tercatat paling dominan.
Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru, sejak pekan pertama hingga pekan ke-15 tahun 2025 atau per 12 April, penyakit-penyakit tersebut menunjukkan tren fluktuatif. Untuk penyakit typus, jumlah kasus sempat menyentuh 100 suspek pada pekan ketiga Januari, namun kini berangsur menurun, dengan total keseluruhan sebanyak 870 suspek.
Sementara itu, kasus ISPA sempat melonjak hingga 900 kasus pada pekan kedelapan Februari lalu.
Ahli epidemiologi Dinas Kesehatan Banjarbaru, Edi Sampana, menjelaskan bahwa data penyakit yang berpotensi mewabah selalu diperbarui secara berkala dari fasilitas kesehatan seperti puskesmas dan rumah sakit di Kota Banjarbaru.
“Dari diagnosis, ada 24 penyakit yang berpotensi mewabah di Banjarbaru dari awal tahun. Data dikumpulkan setiap sepekan, sehingga Kementerian Kesehatan bisa memantau fluktuasi penyakit tersebut, apakah meningkat atau menurun.”kata Edi Sampana – Ahli Epidemiologi Dinas Kesehatan Banjarbaru.
Pihak Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru juga mengimbau kepada masyarakat yang memiliki keluhan kesehatan untuk segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat, guna mencegah penularan sedini mungkin.
Reporter : Suhardadi





