Hafi Bocah Penderita Jantung Bocor Terkendala Biaya Pendamping Perawatan

Kabupaten Banjar, DUTA TV — Akibat terkendala ekonomi, orang tua dari Ahmad Hafi Irsyad warga Desa Sungai Pinang Lama, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, hanya bisa berharap dari uluran tangan para dermawan.

Pasalnya, anak berusia lima tahun ini didiagnosa mengidap penyakit jantung bocor dan harus dilakukan operasi.

Yang jadi persoalan, tindakan operasi hanya bisa dilakukan di rumah sakit yang ada di Jakarta. Hal itu tentunya harus menyiapkan biaya yang tidak sedikit. Pihak keluarga Hafi hanya bisa pasrah, lantaran tidak ada biaya untuk pendampingan, saat sang anak dirujuk ke rumah sakit di Jakarta.

Mariyatul Gina, ibu dari Ahmad Hafi Arsyad menuturkan, untuk jaminan kesehatan sudah ia miliki seperti BPJS kesehatan. Namun, diprediksi jika anaknya dilakukan tindakan operasi maka untuk perawatan di rumah sakit nantinya tidak sebentar, karena itu pihaknya harus memiliki biaya yang tidak sedikit selama keperluan di rumah sakit nanti.

“Mengetahui hanyar beberapa bulan ini , tapi gat ahu kalau penyakit jantung dikira penyakit biasa. Ada BPJS sudah ke rumah sakit memang kena penyakit jantung , di rujuk ke rumah sakit ulin , ujarnya harus di operasi ke Jakarta , kendala dana , bapak kerjanya kuli bangunan , gaji juntuk sehari-hari,” ucap Orang Tua Hafi

“Warga kita yang kena bocor jantung , kami dari pihak desa mencarikan pendanaan melalui sumbangan masyarakat Desa Sungai Pinang , mengupayakan pengobatan ke Jakarta . Kami memohon bantuan dinas terkait agar membantu ,” ujar Robiansyah, Kepala Desa Sungai Pinang Lama

Perlu diketahui, ayah Hafi kesehariannya bekerja sebagai kuli bangunan dan Mariayatul Gina sebagai ibu rumah tangga, yang tentunya kurang berkecukupan untuk mengobati penyakit anaknya, terlebih biaya untuk membawa anaknya operasi ke luar daerah, tentunya memerlukan biaya cukup besar.

Reporter : Suhardadi

Asiah

Uploader.

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *