Apsai Banjarmasin Diharapkan Bisa Penuhi Ruang Bermain dan Laktasi

Banjarmasin, DUTA TV–Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina , menandatangani deklarasi untuk mendukung Banjarmasin sebagai kota layak anak, di Ruang Aula Baiman II, Balaikota Banjarmasin, Selasa pagi.
Selain ibnu, kepala dinas pemberdayaan perempuan dan Perlindungan Anak atau DP3A kota Banjarmasin, dan sejumlah anggota Apsai Banjarmasin juta turut menandatangani deklarasi tersebut.
Deklarasi bertujuan untuk menciptakan kota seribu sungai sebagai kota layak anak. Saat ini, Banjarmasin sudah mendapat kategori kedua nindya. Rencananya , pada tahun 2023 mendatang , Pemko menargetkan meraih KLA Kategori Utama, atau Nirwasita Tantra.
Untuk dapat mencapai target tersebut, Asosiasi Perusahaan Sahabat Anak Indonesia Banjarmasin, diminta menyediakan ruangan khusus anak atau ruang bermain anak. Tak hanya itu, setiap perusahaan juga diharapkan memiliki ruang laktasi atau ruang menyusui untuk ibu dan anak.
“Kita sudah menandatangani komitmen bersama , dengan Napsai , untuk mendukung Banjarmasin sebagai kota layak anak . Saat ini kita raih predikat kategori kedua nindys, mudah – mudahan tahun depan bisa naik KLH, mudah – mudahan ada lnya perkumpulan perusahaan , ada ruang rama anak, jadi tidak ada kekerasan pada anak dan ibu, memastikan tidak terjadi kekerasan anak,” harap Ibnu Sina.
“Komitmen dari beberapa perusahaan tadi kita tingkat kan lagi peringkat nindya jadi KLH utama kita dukung dari apsai, sinergi dengan tiga pilar. Kepedulian beberapa perusahaan untuk bisa mendukung tumbuh kembang anak dan menyediakan fasilitas until anak seperti ruang bermain, termasuk ruang lakstasi apabila memungkinkan,” ucap Firmansyah, Ketua Apsai Banjarmasin.
layanan anak atau makanan harus ramah anak, peduli lah. Tentunya kita akan monitoring setelah terbentuknya Apsai ini,” ucap Madyan, Kadis P3A kota Banjarmasin.
Totalnya ada 30 perusahaan yang sudah tergabung dalam Apsai Banjarmasin, Apsai sendiri merupakan lembaga baru yang juga menjadi mitra pemerintah, dalam penanganan kota layak anak.
Reporter : Zein Pahlevi





