Liburan Saat Hujan. Why Not ?

Sudah disiapkan segala sesuatunya, tapi tetap saja ada hal yang kelewatan atau diluar prediksi. Kalau sudah begini, kita akan kecewa. Tapi daripada kecewa menguras jiwa raga dan nggak ada manfaatnya, mending kita ikuti arus yang ada dan enjoy di dalamnya.

Salah satu contohnya, pas kita lagi liburan, e ternyata hujan. Padahal sebelumnya sudah cek prakiraan cuaca, seperti yang disarankan di artikel – artikel itu. Bahkan sampai nelponi BMKG untuk memastikan selama liburan cuaca sangat bersahabat. Tapi tetap saja yang namanya perubahan cuaca bisa terjadi kapan saja. Apalagi tadi tadi yang dicek ternyata cuaca di kota kita, bukan di kota tujuan.

Terus gimana caranya kita bisa menikmati liburan yang jauh dari rumah, melintasi lautan dan pulau, sesampainya di sana sinyal HP timbul tenggelam, hujan pula.

(123RF)

Yakinkan diri bahwa itu takdir. Ya, bener. Kalau memang kita liburan ditakdirkan pas hujan turun tiada henti sepanjang hari, memangnya kita bisa  protes ? Tengok deh di kanan kiri, pasti para tetangga baru yang juga sedang liburan, merasakan hal yang sama. Siapa tahu kita bisa  gabung dengan mereka, kenalan, ngobrol tentang hal – hal ringan yang sebelumnya malah nggak kepikiran. Jadi nambah relasi dan jaringan, kan.

Kalau memang sudah punya agenda ke tempat – tempat yang terbuka, nggak ada salahnya di-list ulang. Acara bisa  ditukar atau diganti dengan tempat yang lebih aman dari hujan namun tetap menyenangkan. Hayo ngaku aja, pasti wisata kuliner masuk dalam daftar kan. Iya kaann … Jadi langsung aja samperin tempat – tempat makan yang sajiannya menghangatkan badan dan suasana. Biar nggak overweight pas pulang, dikira – kira makannya. Secukupnya aja, jangan kalap. Soalnya masih banyak tempat lain yang nunggu untuk didatengin.

(Crossing Italy)

Tapi kan kalau kita datang ke suatu tempat, nggak seru kalau cuma indoor liburannya. Pastinya ! So, kenapa nggak tetep dijalankan rencana untuk jalan – jalannya. Bukan nyuruh hujan – hujan. Tetap pakai payung atau jas hujan. Dulu memang nggak biasa melihat orang jalan – jalan pas gerimis. Tapi sekarang, hal kayak gitu sudah biasa. Lihat deh, paket wisata jalan – jalan tetap menawarkan obyek wisata tak kenal musim. Malah ada satu resto yang menyuruh pengunjungnya pakai jas hujan sebelum masuk dan makan. Aneh kan, tapi malah jadi seru.

Makanya, hujan bukan penghalang kita untuk tetap menikmati suasana di luar sana. Yang penting selalu jaga kesehatan, bawa obat – obatan seperlunya, dan jangan lupa untuk menikmati suasana. (ey)

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *