800 Sekolah di Kalsel Rusak, BPMP Kalsel Buka Suara

Banjarmasin, Duta TV – Ratusan sekolah di Kalimantan Selatan dilaporkan rusak. Balai Peningkatan Mutu Pendidikan Kalsel menyebut, dari data Dapodik, sedikitnya 800 sekolah harus mendapat perbaikan.

Kepala BPMP Kalsel, Yuli Haryanto, menuturkan kerusakan pun beragam, dari atap roboh, lantai amblas, hingga unit baru.

Dari 800 sekolah rusak, 207 bakal mendapat perbaikan tahun 2025 ini melalui anggaran Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Sementara sisanya masih menunggu tahap dua penambahan anggaran perbaikan. Yuli pun berharap kondisi ini menjadi perhatian khusus baik pemerintah kabupaten/kota maupun pemerintah provinsi. Hal ini ia sampaikan saat konsinyering bersama sejumlah mahasiswa dan pengamat pendidikan, Selasa siang.

“Kami sampaikan bahwa berdasarkan data Dapodik se-Kalsel, dari semua jenjang, total yang rusak itu ada 800 sekolah. Dan pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah sudah menganggarkan revitalisasi untuk 207 sekolah. Insyaallah itu sudah mendapatkan bantuan tahun ini. Semoga nanti ada tahap kedua, sehingga dari 800 yang rusak dan selain 207 yang diperbaiki tadi, ada tambahannya. Kami berharap pemerintah daerah dan provinsi bisa turut membantu, sehingga 800 sekian sekolah rusak tadi bisa diatasi dengan lintas sektor. Banyaknya itu rusak bervariasi, misal atap dan lantai yang roboh, atau unit sekolah baru,” tegasnya.

Selain membeberkan jumlah kerusakan infrastruktur pendidikan di Banua, BPMP Kalsel juga menilai perkembangan penerapan MBG. Dalam waktu dekat, pihaknya akan turun ke lapangan untuk melakukan diskusi terkait menu pada Makan Bergizi Gratis, yang kebanyakan disukai siswa, guna menghindari kendala dan problematik program MBG.

Reporter: Nina Megasari

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *