33 Positif Covid, Bappeda Kalsel Perketat Standart Protokol Kesehatan

DUTA TV BANJARMASIN – Perkantoran Pemerintah Provinsi Kalsel saat ini, tengah dihantui penyebaran virus Covid-19, dimana selain angka covid yang terus meningkat tajam hingga mencapai 6411 kasus hingga Selasa (05/08/2020). Papaparan covid di perkantoran terutama Bappeda Kalsel juga mencapai 33 orang staffnya yang dinyatakan Positif setelah dilakukan Swab Massal.

Kepala Bappeda Kalsel Nurul Fajar Desira mengatakan, bahwa kini pihaknya memperketat standar Protokol kesehatan terutama dalam pelayanan Publik yang berhadapan langsung dengan Masyarakat.

Lihat Juga :  Perbedaan Hasil Swab COVID–19 Bacalon Kepala Daerah

Pasalnya, dari total seluruh pegawainya yang dilakukan Swab beberapa waktu lalu, 33 orang terkonfiramasi positif dengan rincian 2 sembuh dan 1 orang meninggal dunia, 3 menjalani Isolasi diruang ICU RSUD Ulin Banjarmasin, dan 25 diantaranya harus menjalani karantina di BPSDMD Kalsel di Banjarbaru.

“Kami melakukan SWAB beberapa kali dilingkungan kantor, sejak 30 Juli hingga Agustus, dari 120, sebanyak 33 diantaranya terkonfirmasi Positif, oleh sebab itu kini kita tengah kembali menjalani WFH kembali, namun jika ada yang harus tetap kekantor, kita juga sudah melakukan penyemprotan disenfektan,” katanya.

Lihat Juga :  Sinovac Jamin Ketersediaan 40 Juta Dosis Vaksin COVID-19 Untuk Indonesia

Dalam kasus peyebaran kali ini, Bappeda Kalsel pun sempat berduka lantaran Sekretaris Bappeda Kalsel meninggal dunia akibat Covid-19. Namun terhadap keluarga dan mereka yang kontak erat dengan Staffnya sudah dilakukan Tracking dan Tracing sebagai Upaya pencegahan dini paparan.

Reporter : Elsa Pratiwi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *