295 Warga Mengungsi di Ponpes Ubudiyah Bati-Bati Akibat Kebanjiran

TANAH LAUT, DUTA TV Bencana banjir di sejumlah wilayah di Kabupaten Tanah Laut, sehingga ratusan warga terpaksa mengungsi di Posko Ubudiyah Peduli yang berada di lingkungan Pondok Pesantren Ubudiyah Bati-Bati.

Hingga Jumat siang (9/1/2026), terdata sebanyak 295 warga mengungsi di tempat ini karena rumah mereka kebanjiran. Kondisi ini memaksa sebagian warga terdampak meninggalkan rumah dan mencari tempat yang lebih aman.

Dari 295 yang mengungsi di Ponpes Ubudiyah, berasal dari Desa Bati-Bati dan Benua Raya Kecamatan Bati-Bati, serta berasal dari Desa Kali Besar Kecamatan Kurau Kabupaten Tanah Laut. Adapun rincian pengungsi yakni dewasa 210 jiwa, lansia 10 jiwa, bayi 8 jiwa, dan balita 12 jiwa.

Menurut Nur Halifah, seorang pengungsi dari RT 12 Desa Benua Raya yang mengungsi sejak awal pekan lalu karena kondisi rumahnya yang kebanjiran hingga sedalam satu meter. Meskipun saat ini ketinggian air sudah menurun 10 sentimeter, akan tetapi belum bisa ditempati karena demi keselamatan anak dan cucunya yang masih balita, sehingga untuk sementara harus mengungsi.

“Saat ini memang sudah menurun sedikit, tapi masih memilih bertahan karena demi keselamatan anak-anak dan cucu. Di sini diberi makan dua kali, ada bantuan juga sembako beras dan mie,” jelas Halifah salah satu pengungsi dari Benua Raya.

Sementara itu, bencana banjir di Kabupaten Tanah Laut menggenangi sejumlah desa di beberapa kecamatan sejak satu bulan terakhir. Banjir kali ini dipicu karena intensitas hujan yang cukup tinggi serta gelombang tinggi di laut selatan Pulau Kalimantan, serta diduga adanya pendangkalan muara laut sehingga aliran air ke laut terhambat.

Reporter : Suhardadi

Helman

Uploader.

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *