2 Bulan, Polda Kalsel dan Jajaran Polres Ungkap 19 Kasus Pembunuhan

Banjarbaru, Duta TV – Dalam kurun waktu dua bulan terakhir, Polda Kalimantan Selatan dan jajaran Polres mengungkap 19 kasus pembunuhan yang terjadi di sejumlah kabupaten/kota di Kalimantan Selatan.
Dari hasil penyelidikan polisi, motif kasus pembunuhan didominasi oleh persoalan mabuk alkohol, rasa cemburu, dendam pribadi, hingga cekcok antarindividu.
Menurut Direktur Reskrimum Polda Kalsel, Kombes Pol Frido Situmorang, dari 19 kasus pembunuhan yang berhasil diungkap, total sebanyak 26 tersangka diamankan, dan satu orang tersangka di antaranya seorang perempuan.
Pengungkapan kasus terbanyak berada di wilayah hukum Polresta Banjarmasin sebanyak empat kasus, disusul Polres Banjarbaru tiga kasus, dan masing-masing dua kasus di Polres Banjar dan Polres Tapin. Sementara Polres lain seperti Hulu Sungai Selatan, Hulu Sungai Tengah, Barito Kuala, dan lainnya mengungkap antara satu hingga dua kasus.
Sementara dari seluruh kasus pembunuhan ini, yang dinilai cukup menonjol terjadi di Banjarmasin, yakni tewasnya tiga orang remaja. Kemudian kasus mutilasi di Paramasan, Kabupaten Banjar, dan juga di Hulu Sungai Selatan, karena kasus pembunuhannya dengan cara cukup sadis.
“Polda Kalsel dan jajaran Polres mengungkap 19 kasus pembunuhan selama bulan Juni sampai Juli 2025. Motif pembunuhan dipicu karena minum-minuman keras, kecemburuan, dendam pribadi, hingga cekcok. Kami imbau masyarakat agar tidak membawa senjata tajam tanpa izin, menghindari konsumsi minuman keras karena kerap menjadi pemicu tindak kekerasan. Kepada para orang tua, agar mengawasi pergaulan anak-anaknya lebih intensif,” tegasnya.
Dalam pengungkapan 19 kasus pembunuhan ini, polisi menyita sejumlah barang bukti: 22 bilah senjata tajam (sajam), satu unit sepeda motor, tiga KTP, satu lembar dokumen, dan 64 barang bukti lainnya.
Reporter: Suhardadi, Mawardi





