2 Bocah Korban Tenggelam di Sungai Kandangan Pelaihari Ditemukan Tewas

TANAH LAUT, DUTA TV Dua bocah perempuan yang diseret derasnya arus sungai kandangan Pelaihari, di lingkungan RT 6 di kawasan Datu Daim Pelaihari, Senin (11/01/2021), ditemukan tewas, oleh tim sar gabungan BPBD Tanah Laut, Basarnas serta relawan.

Pertama adalah bocah perempuan berusia 13 tahun yang ditemukan 2 jam setelah kejadian pada Senin sore kemarin, dalam keadaan tak bernyawa. Sebelumnya, petugas juga melakukan pencarian terhadap jasad bocah yang masih berusia 11 tahun dan dikabarkan ikut terseret arus.

Lihat Juga :  Seminggu Fatimah Cs Ngungsi dan Minum Air Sungai

Setelah dua hari melakukan pencarian terhadap korban, akhirnya petugas menemukan korban Saidah juga dalam keadaan tak bernyawa .

Bocah perempuan tersebut ditemukan oleh tim sar gabungan di sekitar jembatan dua sawahan pada Rabu siang sekitar pukul 10.30 wita, dengan posisi telungkup dan mengambang, sekitar 2 kilometer dari lokasi awal saat dinyatakan hilang.

Lihat Juga :  Banjir di Landasan Ulin Utara Renggut Nyawa Balita

Sebelum tenggelam, kedua bocah malang itu mereka bermain di tangga beton di tanggul sungai kandangan,nahas keduanya terpeleset dan terjatuh ke sungai,kemudian terseret derasnya arus sungai yang meluap, setelah diguyur hujan deras.

Lima Hari Pencarian Fiky Belum Ditemukan

Sementara itu, pada Sabtu lalu, satu korban lainnya bernama Fiky berusia 19 tahun warga desa Sukaramah, kecamatan Panyipatan juga dikabarkan tenggelam dan terseret arus sungai Muara Sanifah desa Kandangan lama.

Lihat Juga :  Bocah 13 Tahun Ditemukan Tenggelam di Kolam Lele

Namun setelah tim sar gabungan melakukan pencarian selama lima hari, Fiky belum ditemukan sehingga petugas menghentikan pencarian terhadap korban.

Polres Tanah Laut menghimbau agar para orang tua lebih berhati-hati dan memberikan pengawasan ekstra kepada anak-anaknya, dikarenakan intensitas hujan saat ini cukup tinggi, sehingga membuat aliran sungai deras dan meluap.

Reporter : Suhardadi


Uploader.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *