2.700 Warga Pamakuan Terdampak Banjir, Warga Pilih Beraktivitas Menggunakan Jukung

Sungai Tabuk, Duta TV — Kawasan Pamakuan, Jalan Sungai Pinang Lama, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, turut menjadi daerah lainnya yang terdampak banjir. Wilayah yang harus berhadapan langsung dengan Sungai Martapura membuat air dengan cepat meluap di daerah ini.
Genangan air setinggi di atas lutut membuat 2.700 warga dengan 825 kepala keluarga terdampak. Mereka harus mengungsikan kendaraan bermotor ke tempat yang lebih tinggi atau sekitar sepanjang Jalan Gubernur Syarkawi.
Warga pun saling bahu-membahu untuk keberlangsungan hidup. Tak sedikit dari penduduk sekitar yang menggunakan jukung atau perahu tradisional untuk bisa beraktivitas, salah satunya Khadijah.
Perempuan lanjut usia ini mengaku menjajakan dagangannya dengan menaiki jukung. Meski tak seramai hari biasanya, ia mengaku penghasilan ini cukup untuk bertahan hidup.
“Mun kada bejukung banyunya dalam, rami aja pang jualan, dalam rumah ingkas lintuhut,” kata Khadijah salah satu warga.
Hal senada disampaikan Aisyah. Ia menyebut banjir sudah berlangsung cukup lama dan menjadi peristiwa yang kerap terjadi setiap tahun.
“Setengah bulanan dah kaini, ini tiap tahun, perahu ini besimpanan, kada kawa kadada,” ujarnya.
Warga setempat khawatir curah hujan yang tidak menentu membuat debit air semakin tinggi, terlebih diperparah dengan kiriman air dari daerah hulu.
Reporter : Nina Megasari





