Warga Tabunganen Keluhkan Infrastruktur Jalan Desa

Barito Kuala, Duta TV — Warga Kecamatan Tabunganen, Kabupaten Barito Kuala, mengeluhkan persoalan infrastruktur jalan desa yang memprihatinkan. Kondisi itu semakin parah pascabanjir.

Keluhan disampaikan warga dari tiga desa di Tabunganen saat reses Haji Jahrian, Sekretaris Komisi II DPRD Kalsel.

Kepala Desa Tabunganen Tengah, Yusuf, mengakui bukan sekadar akses lalu lintas masyarakat, jalan di desa mereka juga menjadi akses utama untuk mengangkut hasil pertanian.

Jika tidak mendapat perhatian segera, warga khawatir aktivitas perekonomian masyarakat akan terganggu.

Di sisi lain, kepala desa juga bersyukur Haji Jahrian membantu secara pribadi peninggian halaman sekolah yang ada di Tabunganen Tengah.

“Kami berharap dengan adanya reses H. Jahrian, wakil dari DPRD Kalsel, mudah-mudahan apa yang diharapkan oleh masyarakat kami bisa tersalurkan karena beliau sudah melewati jalan-jalan untuk menuju ke desa kami. Makanya kami berharap warga kami agar jalan bisa diperbaiki lebih cepat, ya, dengan usulan-usulan warga kami yang dikabulkan oleh Pak Haji Jahrian seperti tenda, peninggian halaman madrasah ini sangat bermanfaat bagi anak-anak didik di desa kami. Mudah-mudahan dengan adanya bantuan beliau ini bisa dimaksimalkan oleh warga nanti dan untuk anak-anak pendidikan,” ungkapnya.

Sementara itu, dari tiga desa yang dikunjungi, Haji Jahrian menjelaskan aspirasi utama yang disampaikan warga hampir seragam, yakni terkait perbaikan infrastruktur jalan desa dan jalan tani.

Haji Jahrian mengakui anggaran pemerintah saat ini tengah mengalami defisit, sehingga menjadi tantangan tersendiri dalam merealisasikan seluruh usulan masyarakat.

Meski begitu, wakil rakyat dari Fraksi NasDem ini berharap instansi terkait dapat memberikan usulan tambahan agar pembangunan infrastruktur tetap bisa dilaksanakan.

Sekretaris Komisi II DPRD Kalsel, H. Jahrian, menjelaskan hasil kunjungannya ke sejumlah desa di Kecamatan Tabunganen serta prioritas usulan pembangunan yang diserap dari masyarakat.

“Saya berkunjung ke tiga desa di Tabunganen, terakhir di Desa Tabunganen Tengah, tadi sudah Tabunganen Kecil. Yang diusulkan pertama memang infrastruktur jalan desa dan jalan tani. Namun, oleh karena anggaran kita semua defisit, kita berharap instansi terkait bisa memberikan usulan tambahan yang kiranya agar memberikan jalan infrastruktur, walaupun khusus jalan tani itu wajib juga dibantu. Khususnya saya, anggota dewan, akan mengusulkan terus ini kepada pemerintah, karena pembangunan yang diprioritaskan sekarang ini pertama infrastruktur untuk jalan tani dan desa, yang kedua kesehatan, yang ketiga pendidikan. Tiga usulan tersebut wajib dijalankan karena itu tuntutan mereka,” ungkapnya.

Aspirasi yang telah dihimpun Haji Jahrian dari Desa Sungai Teras Luar, Tabunganen Kecil, dan Tabunganen Tengah ini akan dijadikan bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan dan program pembangunan pemerintah daerah maupun provinsi.

Dalam kesempatan ini, ia juga menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah, DPRD, dan instansi terkait agar kebutuhan masyarakat desa dapat direalisasikan secara bertahap.

Reporter: Tim Liputan

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *