Usai Ikuti Pelatihan, 16 Pemuda Balangan Siap Terjun ke Dunia Kerja

BANJARBARU, DUTA TV – Sebanyak 16 pemuda dari Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan siap terjun ke dunia kerja setelah usai mengikuti pelatihan operator excavator dan kedisiplinan militer di Denzipur 8/GM Banjarbaru, Sabtu (23/3) siang.

Trainer LPK Otomotif Borneo Center Imam Suheri mengatakan ada 16 pemuda yang mengikuti pelatihan ini dengan rentan umur 17 sampai 23 tahun.

“Mereka disiapkan untuk menjadi operator yang berkualitas, baik pengetahuan maupun kedisiplinan. Karena dunia kerja membutuhkan SDM yang berkualitas untuk bersaing,” ucap Imam usai acara penutupan pelatihan di Aula Denzipur 8/GM Banjarbaru.

Imam mengakui banyak perubahan yang terjadi pada anak didiknya selama 28 hari pelatihan tersebut. Dari yang sama sekali tidak bisa memegang excavator akhirnya bisa mengoperasikannya.

“Awalnya mereka takut, grogi gemetaran dengan excavator. Sekarang mereka bisa mengoperasikan dan diusulkan oleh BNSP bahwa mereka berkompeten dibidang alat berat,” akunya Imam.

“Disini mereka juga dididik secara militer baik sopan santun dan adab, kemudian jam tidur, makan, olahraga, bekerjasama tim semua diajarkan. Dan saya bangga dengan perubahan mereka,” tutupnya.

Disisi lain, salah satu peserta Herlianto (21) menyebut dirinya harus rela jauh terpisah dari keluarga selama 28 hari untuk menempuh kerasnya kedisiplinan di Denzipur 8/GM Banjarbaru.

“Dibekali kemampuan dan kedisiplinan, saya yakin akan siap bekerja di perusahaan-perusahaan besar” ucap Herlianto.

Pemuda asal Mantuyan Kecamatan Halong kabupaten Balangan itu menceritakan selama 28 hari dirinya berada di asrama Denzipur banyak pelatihan kedisiplinan yang belum pernah ia dapatkan di diluar.

“Pelatihan fisik seperti militer, makan, ibadah, bahkan jam tidur pun tidak bebas seperti biasanya” ucapnya.

Sementara Letda II Reva Ardhia W mengapresiasi seluruh peserta yang telah mengikuti pelatihan di Denzipur 8/GM selama 28 hari lamanya.

“Terimakasih dan mohon maaf apabila tempat lingkungan praktek belum sesuai dengan yang dibayangkan. Mereka adalah pemuda terpilih yang dapat bergabung di pelatihan ini,” ujarnya yang merupakan Danton 2 kompisi Zipur.

Letda II Reva juga menilai pelaksanaan pelatihan sudah memiliki standar yang cukup bagus dan meyakini peserta dapat bekerja di perusahaan-perusahaan lainnya.

“Mereka dinilai sudah kompeten, semoga setelah pelatihan ini mereka dapat berjalan dengan lebih baik kedepannya. Jangan putus asa, dan semangat terus,”pungkasnya.

Tim Liputan

Asiah

Uploader.

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *