Untuk Pertama Kalinya Brunei Terinfeksi Covid Lokal

Jakarta, DUTA TV — Pemerintah Brunei Darussalam memberlakukan pembatasan aktivitas masyarakat secara ketat usai melaporkan temuan tujuh kasus virus corona atau Covid-19 yang ditularkan secara lokal di negara tersebut.
Kasus penularan Covid-19 lokal ini jadi yang pertama setelah dalam 15 bulan terakhir Brunei berhasil mencegah penularan.
Kementerian Kesehatan Brunei menyatakan lima kasus Covid-19 lokal merupakan penularan yang terjadi di pusat pemantauan virus yang dikelola pemerintah. Namun, pemerintah setempat menduga penularan lokal ini mulanya berawal dari kasus Covid-19 impor.
“Klaster ini diyakini kemungkinan dari salah satu kasus impor di Brunei,” ungkap Kementerian Kesehatan Brunei seperti dilansir dari AFP, Minggu (8/8).
Sementara dua kasus lokal lainnya belum dapat diidentifikasi. Namun temuan kasus Covid-19 lokal ini membuat pemerintah langsung mengambil kebijakan pembatasan ketat terhadap aktivitas masyarakat.
Sebelumnya, Brunei dikenal sebagai salah satu negara yang berhasil mengendalikan penyebaran kasus Covid-19. Total, jumlah kasus Covid-19 di Brunei hanya sekitar 347 kasus, di mana mayoritas merupakan kasus impor.
Keberhasilan Brunei mengendalikan Covid-19 selama ini terwujud berkat kebijakan pembatasan yang ketat, khususnya dari negara-negara sekitarnya, seperti Malaysia yang memiliki 1,25 juta kasus Covid-19 dengan angka kematian mencapai 10 ribu orang.
Selain itu, Brunei juga mempercepat program vaksinasi bagi masyarakat dengan realisasi sudah mencapai 32 persen dari total populasi sekitar 450 ribu orang telah menerima satu dosis vaksin.(cnni)





