Tuntut Kesetaraan Tunjangan, Asosiasi KTAS Kalsel ‘Ngeluruk’ Dewan

DUTA TV BANJARMASIN – Puluhan  Kepala Tata Usaha SMA, SMK, dan Sekolah Luar Biasa (SLB) yang tergabung dalam Asosiasi Kepala Tenaga Administrasi Sekolah (KTAS) se kalimantan selatan, ngeluruk ke kantor DPRD Kalsel Kamis (07/02) siang.

Kedatangan Asosiasi KTAS untuk menyampaikan keluhan terkait kesenjangan tunjangan yang diberikan pemerintah.

Sayangnya, karena datang di luar jadwal yang telah ditentukan, mereka hanya ditemui oleh jajaran Komisi IV, tanpa kehadiran Dinas Pendidikan dan pihak BKD.

Meski demikian, keinginan Asosiasi KTAS agar keluhan mereka didengar, sudah terlaksana.

Menurut salah satu kepala TU  dari Tanah Bumbu, mereka menuntut agar tunjangan yang diberikan pemerintah provinsi setara dengan tunjangan kepala TU di sekolah lain.

“Tujuan ke sini  tentang kesenjangan yang kami alami selama dua tahun terakhir ini, sejak peralihan SMA – SMK se Kalimantan Selatan. Kaitannya dengan eselon IV sebagai kepala tenaga administrasi sekolah. Kesenjangaa ini karena kurang adanya pengakuan terhadap jabatan kepala TU,”kata Ridwan Hidayat selaku juru bicara Asosiasi KTAS Kalsel.

Ridwan melanjutkan, mereka saat ini mendapat tunjangan sebesar Rp 1,5 juta sementara sekolah lain mendaptkan Rp 4,5 juta.

“Kami sebagai eselon empat hari ini bertugas di sekolah dapat 1,5 juta, sementara 3 sekolah lain dapa 4,5 juta sesuai jabatannya. Tidak ada perbedaan, sama – sama satu kesatuan pendidikan. Sekolahnya SMA Banua sama SPP Pelaihari,”tambah Ridwan.

Asosiasi KTAS Kalsel akan kembali lagi pada Senin pekan depan. Sebab sesuai jadwal, Komisi IV akan mengundang Dinas Pendidikan dan BKD untuk melakukakn rapat dengar pendapat, guna mencari solusi atas permasalah yang dikeluhkan para kepala tenaga administrasi sekolah tersebut. Dimana saat ini jumlahnya mencapai 114 orang.

 

Reporter : Evi Dwi Herliyanti

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *