Tekan ODOL, Komisi III Minta Masukan DPRD Jawa Barat

Jawa Barat, Duta TV — Meningkatkan pengawasan terhadap angkutan Over Dimension dan Over Loading atau ODOL, komisi III DPRD Kalsel, meminta masukan dari DPRD Jawa Barat.

Masukan demi masukan dinilai sangat penting mengingat ODOL menjadi salah satu permasalahan serius dalam sektor transportasi dan infrastruktur di Kalsel.

Dalam kunjungan ini komisi III juga mempelajari solusi untuk menekan angkutan ODOL. Wakil Ketua Komisi III DPRD Kalsel menyebut kunjungan ini dapat menjadi bahan masukan dalam penyusunan kebijakan dan penguatan fungsi pengawasan angkutan di Kalimantan Selatan.

“Ini cukup mirip tantangan di Kalsel dan Jabar namun ada hal menarik bahwa kembali kepada kebersamaan dari beberapa pemangku kebijakan baik dari Kepolisian Dishub selaku pemerintah dan DPRD karna perlu penekanan-penekanan sehingga bisa lebih teratur karena bagaimanapun akan kembali ke pengguna jalan sendiri kalau mereka punya keinginan untuk menjaga provinsinya tentunya dia bisa mentaati peraturan.” ucap H. Achmad Maulana, Wakil Ketua Komisi III DPRD Kalsel.

Berdasarkan informasi, menteri perhubungan akan menetapkan Provinsi Riau dan Jawa Barat menjadi daerah percontohan atau pilot project dalam penanganan kendaraan Over Dimension Over Loading atau ODOL. Jawa Barat sendiri merupakan wilayah yang secara sukarela mengusulkan daerahnya menjadi percontohan penanganan ODOL.

Pasalnya, selama ini Jawa Barat mengalami peningkatan kecelakaan akibat odol. Hal serupa juga terjadi di Kalsel, sehingga dewan berharap dari hasil kunjungan ini Kalsel bisa menerapkan strategi pengawasan yang lebih efektif dan menyeluruh dalam menangani persoalan ODOL.

 

Reporter : TIM LIPUTAN

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *