Tekan Kecelakaan Kerja, DPRD Kalsel Monitoring Tambang Nasional

Tanah Laut, Duta TV — Upaya menekan angka kecelakaan kerja di sektor pertambangan terus menjadi perhatian serius, terutama dari Komisi Empat DPRD Kalsel. Salah satu upayanya adalah memonitoring secara berkala.
Monitoring dilakukan di PT Arutmin Indonesia Tambang Kintap. Dewan ingin memastikan pelaksanaan K3 berjalan sesuai prosedur, sekaligus mendorong perusahaan tambang lain di Kalimantan Selatan menerapkan standar serupa.
Sebagai perusahaan berskala nasional, PT Arutmin dinilai memiliki standar K3 yang baik. Hal itu terbukti dari keberhasilan mereka meraih penghargaan zero accident atau kecelakaan nihil selama tiga tahun berturut-turut.
Jihan Hanifha, Ketua Komisi Empat, mengatakan capaian tersebut itu tidak hanya menjadi prestasi perusahaan, tetapi juga menjadi motivasi bagi seluruh perusahaan tambang di Kalsel dalam menekan risiko kecelakaan kerja maupun penyakit akibat kerja.
Apalagi, sejak beroperasi pada 2011, tambang Kintap terus menunjukkan konsistensi dalam penerapan standar keselamatan.
“PT Arutmin ini kan salah satu objek vital nasional juga, jadi tentunya mereka pasti punya kriteria terkait K3 ini yang paling terbaik, sehingga tidak hanya di Arutmin, tapi nanti diadopsi juga perusahaan-perusahaan tambang yang beroperasional di Kalimantan Selatan. Hasil monitoringnya sejauh ini bersama Dinas Tenaga Kerja juga banyak paparan yang sudah disampaikan, dan tentunya itu akan menjadi hal positif juga bagi kita,” ujarnya.
Selain fokus pada keselamatan kerja, dalam pemaparannya pihak perusahaan juga menegaskan komitmennya terhadap masyarakat sekitar melalui program CSR, reklamasi lahan pasca tambang, serta penanganan dampak kesehatan lingkungan.
Reporter: Tim Liputan





