Surat Larangan Kadisdik ‘Dicueki’, Sejumlah Sekolah Siap Gelar Perpisahan di Hotel

Banjarbaru, Duta TV – Inilah surat edaran Kadis Pendidikan Kalsel Muhammadun, bernomor 300.3.1/0810/Disdikbud/2025, tentang kegiatan perpisahan SMA/SMK/SLB di lingkungan Disdikbud Kalsel, yang ditandatangani Kadisdikbud Kalsel Muhammadun pada Maret 2025 lalu.

Namun, dari informasi yang dihimpun, sejumlah lembaga pendidikan SMA di Banjarbaru tetap ngotot akan melaksanakan perpisahan di hotel berbintang di Kota Idaman, dengan beragam alasan.
Mulai dari terlanjur dipesan sejak awal tahun 2025, maupun keinginan siswa dan orang tua siswa selaku panitia pelaksana kegiatan.
Dua sekolah yang merencanakan perpisahan di hotel yakni SMAN 1 Banjarbaru dan SMAN 2 Banjarbaru. Sekolah akan melaksanakan kegiatan perpisahan dan pengukuhan di Qin Dafam Hotel, yang sudah dipesan awal tahun 2025 oleh para siswa yang akan melaksanakan perpisahan. Bahkan, karena panitia sudah jauh-jauh hari bernegosiasi dengan pihak manajemen hotel.
Dikonfirmasi terkait hal ini, Kepala SMAN 1 Banjarbaru Finna Rahmiati mengaku pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan pejabat Dinas Pendidikan yang akhirnya menyerahkan ke pihak sekolah, dengan catatan kegiatan pengukuhan dan perpisahan tidak heboh di media sosial dan publik, dan khusus bagi siswa tidak mampu dibantu biaya gratis atau hanya beberapa persen.
“Selain persiapan anak-anak, saya sudah berkoordinasi dan diizinkan,” kata Finna Rahmiati.
“Kegiatan sudah disiapkan anak-anak sebelum surat edaran,” ujar Saryono, Kepala SMAN 2 Banjarbaru.
SMA 3 Banjarbaru Perpisahan di Auditorium ULM Banjarbaru
Sementara itu, siswa SMAN 3 Banjarbaru untuk kedua kalinya menggelar perpisahan di auditorium milik ULM Banjarbaru, dan kegiatan diikuti siswa kelas X dan XI, di mana adik kelas hanya membayar uang konsumsi Rp15 ribu, dan beberapa guru yang sudah memasuki usia pensiun.
“Kami ikutkan kelas X dan XI agar nuansa perpisahan lebih bermakna,” ucap Rahmah, Kepala SMAN 3 Banjarbaru.
Saat ini, perpisahan SMA dilakukan para siswa dan orang tua, bahkan ada yang mengabaikan saran pihak sekolah bisa meminimalisir biaya. Akan tetapi, panitia dari siswa dan orang tua siswa tetap ngotot dengan dalih memberikan kenangan terbaik pasca menyelesaikan pendidikan.
Reporter: Tarida Sitompul





