Setwan Kalsel ke Kemenkomdigi, Tampung Aspirasi Perkuat Digitalisasi

Jakarta, DUTA TV — Sekretariat DPRD Provinsi Kalimantan Selatan mengunjungi Kementrian Komunikasi Dan Digital (Kemenkomdigi) RI dalam rangka penguatan digitalisasi. Penguatan digitalisasi itu untuk mempercepat pelayanan masyarakat, khususnya dalam hal menampung aspirasi.
Sekretaris DPRD Kalimantan Selatan Muhammad Jaini mengatakan pentingnya komunikasi dan teknologi digital dalam mendukung pembangunan daerah khususnya di Provinsi Kalimantan Selatan.
Hal itu guna meningkatkan literasi, tranformasi digital, serta memberikan informasi-informasi aktual yang diperlukan pemerintahan swasta dan masyarakat.
Dalam kunjungan ini Setwan turut mengajak para pekerja media. Tujuannya agar aspirasi untuk pembangunan infrastruktur tekekomunikasi di daerah-daerah pelosok kalsel bisa diakses menggunakan internet secara merata.
“Jadi kami pada hari ini sama – sama membangun hubungan emosional, membangun komunikasi membangun kemitraan pada kawan – kawan pressroom yang ada, dalam hal peningkatakan kapasitas bagi kawan – kawan pressroom yang ada di DPRD Kalsel agar kita sama – sama bekerja, sama – sama memfasilitasi, khususnya memfasilitasi informasi berita – berita kepada pimpinan dan anggota DPRD. Hal – hal yang menyangkut tugas dan fungsi pimpinan dan anggota DPRD,”terangnya.
“Yang kita sampaikan tadi adalah terkait bagaimana komunikasi publik, bagaimana kita menyampaikan kebijakan dari pemerintah kepada Masyarakat, dan menyerap aspirasi Masyarakat. Kemudian bagaimana peran DPRD Kalsel untuk membantu supaya penyelenggaraan komunikasi publik di Kalsel jadi lebih baik,”ujar Nursodik Gunarjo, Direktur Pengelolaan Media Kementerian Komunikasi.
Selain memperkuat digitalisasi, kunjungan ini juga untuk memperdalam wawasan terkait tugas dan fungsi kedewanan termasuk pressroom sebagai mitra DPRD dalam menyampaikan informasi secara efektif kepada masyarakat, khususnya di Kalimantan Selatan.
Ditjen IKP Komdigi sendiri siap memberikan dukungan terkait pengelolaan media dan komunikasi publik, termasuk menghadapi tantangan dalam pengelolaan informasi publik di era digital.
Reporter : Evi Dwi Herliyanti





