Sering Kecelakaan, Pemda Didesak Segera Lebarkan Jalan Baharu Utara-Sigam

DUTA TV KOTABARU – Kecelakaan lalu lintas kerap terjadi di jalan Surya Gang Gawangsa sampai jalan Berangas Kilometer 4, yang melintasi desa Baharu Utara, desa Batuah dan desa Sigam kecamatan Pulau Laut Utara kabupaten Kotabaru, beberapa kali juga truk terbalik di kawasan ini.

Kondisi itu disebabkan jalan yang sempit dan banyak tikungan tajam serta tanjakan, pada 2017 dan 2018 pelebaran jalan pernah dianggarkan oleh pemerintah daerah setempat, namun gagal dilaksanakan.

Dalam rapat dengar pendapat dengan komisi III DPRD kabupaten Kotabaru kemarin, LSM Forum Komunikasi Masyarakat Peduli Lingkungan (Formula) meminta agar pemerintah kembali mengusulkan anggaran untuk pelebaran jalan tersebut.

“Agar mengurangi kerawanan mobil terbalik, yang terakhir ada truk terbalik,” ujarnya.

Menurut kepala dinas Bina Marga dan sumber daya air kabupaten Kotabaru, Rizan Fahriansyah, kondisi jalan memang tak memenuhi kriteria keselamatan, terutama dari sisi geometrik karena terlalu curam dengan jarak pendek dan tingginya tanjakan.

Pemerintah kabupaten Kotabaru sendiri berniat melakukan pelebaran jalan, hingga pantai gedambaan untuk akses pengembangan wisata, namun realisasinya masih terganjal anggaran dan pembebasan lahan.

“Istilahnya kami wait and see apabila pembebasan tanah di kawasan itu sudah clear, maka kita tenderkan mulai dari pasar sampai batas mana yang sesuai dengan biaya yang tersedia,” terang Rizan Fahriansyah.

Untuk pelebaran jalan dari Baharu Utara sampai pantai Gedambaan, pendataan warga lima desa yang akan terdampak pembebasan lahan telah dilakukan oleh dinas terkait, namun baru sebagian warga yang menyatakan kesediaan.

“Saya rasa kita sama-sama sepakat untuk menjagakan dan menganggarkan untuk ganti rugi lahan dan pelebaran jalan,” jelas Suji Hendra ketua komisi III Kotabaru.

 

 

Reporter : Nazat Fitriah

Helman

Uploader.

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *