Sabu Berasal Dari Malaysia

Banjarmasin, DUTA TV – Sementara dari hasil pemeriksaan petugas barang haram sabu itu, berasal dari Malayasia yang dikirim melalui jalur darat dan air. Sebelumnya, sabu sebanyak 135 kilogram tersebut juga sempat singgah di Kalteng hingga akhirnya dikirim melalui jalur sungai menggunakan kelotok.
Sebelumnya dua tersangka itu sempat mengirim barang haram itu sebanyak dua kali ke Kalsel dalam kurun waktu dua bulan terakhir, dengan cara yang sama. Selain Banjarmasin rencananya sabu itu akan dibagi kembali ke sejumlah daerah, seperti ke banua enam dan juga di daerah pesisir seperti Tanah Laut dan Tanah Bumbu.
“jaringan dari Malaysia, Kaltim, Kalteng, Kalsel, ada empat Provinsi”, Ungkap Kapolresta Banjarmasin Kombespol Rachmat Hendrawan.
Pelaku Dapat Upat Menggiurkan Sekali Antar
Sementara dari keterangan kepolisian kurir atau pelaku pembawa barang haram tersebut, mengaku mendapatkan upah sebesar 20 juta rupiah sekali antar. Merasa dua kali pengirimannya berhasil, dua warga Kaltim tersebut kembali mengirim sabu, dengan upah yang lumayan besar tersebut. pertama/ pada bulan Mei meraka membawa sabu 50 kilogram, dan yang kedua sebanyak 100 kilogram, dan terakhir kali 135 kilogram.
Repoter : Zein Pahlevi





