Rencana Kenaikan Harga BBM, Masyarakat ‘Panic Buying’?

Banjarmasin, Duta TV — Aktivitas di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum atau SPBU, Selasa siang, di Banjarmasin terpantau meningkat seiring rencana kenaikan harga BBM non subsidi.
Dari informasi yang dihimpun, pasokan BBM di wilayah ini sejauh ini masih dalam kondisi normal. Untuk jenis Pertalite, rata-rata distribusi mencapai 16 ribu liter per hari, sementara Pertamax sekitar 8 ribu liter per hari.
Meski demikian, distribusi BBM tidak selalu datang setiap hari. Pengiriman dilakukan secara berkala, tergantung kebutuhan dan tingkat permintaan di lapangan.
Apabila permintaan meningkat, pasokan biasanya akan ditambah dengan frekuensi pengiriman yang lebih sering. Hingga saat ini, pihak pengelola SPBU mengaku belum menerima informasi resmi dari Pertamina terkait rencana kenaikan harga, baik untuk BBM subsidi maupun non subsidi.
Namun, peningkatan jumlah kendaraan mulai terlihat sejak hari ini. Jika pada malam sebelumnya kondisi masih relatif normal, kini antrean kendaraan mulai ramai, diduga akibat kekhawatiran masyarakat terhadap kemungkinan kenaikan harga.
“Ikut ngantri karena katanya harganya naik, kita sih ikut pemerintah aja, mau gimana lagi,” ucap Amirul, salah seorang warga.
Pemerintah diharapkan segera memberikan kepastian terkait kebijakan harga BBM non subsidi guna menghindari kepanikan di tengah masyarakat. Sementara itu, masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian berlebihan.
Reporter: Nina Megasari





