Puting Beliung Landa Tiga Kecamatan di Kabupaten Banjar, Puluhan Jiwa Terdampak

Banjar, Duta TV — Angin puting beliung menerjang tiga desa di tiga kecamatan Kabupaten Banjar pada Selasa (23/12) kemarin.
Bencana angin kencang kali ini terjadi di Desa Sungai Tuan Ilir, dengan warga terdampak, tiga kepala keluarga dengan 12 jiwa.
Sedangkan di Desa Tungkaran, Kecamatan Martapura, satu rumah warga juga mengalami kerusakan akibat dihempas angin kencang.
Di RT Desa Melayu, Kecamatan Martapura Timur, angin puting beliung memporakporandakan 14 rumah warga, serta mengakibatkan jaringan listrik terputus. Ironisnya, bencana angin puting beliung di Desa Melayu terjadi di saat pemukiman warga kebanjiran, sejak sebulan terakhir.
Pelaksana Tugas Plt Kalak BPBD Kabupaten Banjar, Yayan Daryanto, mengimbau kepada warga yang bertempat tinggal di wilayah yang rawan bencana banjir, angin puting beliung, dan tanah longsor agar selalu waspada potensi bencana.
“Pagi tadi Pusdalops ada laporan terjadi bencana angin kencang di beberapa titik, pertama di Kecamatan Astambul pukul 05.45 di Sungai Tuan Ilir, terdampak 3 KK 12 jiwa, tidak ada korban jiwa. Kemudian di Kecamatan Martapura Timur Desa Melayu RT 6, terdampak ada 14 rumah. Angin kencang biasa hadir di musim pancaroba, sebenarnya kami sudah waspada bencana banjir, longsor, dan angin puting beliung,” ujarnya.
Berdasarkan pemetaan, kawasan rawan bencana hidrometeorologi di Kabupaten Banjar, di antaranya kawasan rawan banjir di bantaran Sungai Riam Kiwa, Sungai Nagara, dan bantaran Sungai Martapura.
Wilayah rawan banjir dan tanah longsor di Kabupaten Banjar yakni di Kecamatan Sungai Pinang, Cintapuri Darussalam, Astambul, Martapura Timur, Martapura Barat, Karang Intan, dan Sungai Tabuk, serta wilayah pesisir Kecamatan Aluh-Aluh yang rawan terjadinya banjir rob.
Reporter: Suhardadi





