Proyek Trotoar Lambung Mangkurat Tak Miliki Pembatas

BANJARMASIN, DUTA TV — Pemerintah Kota Banjarmasin melalui Dinas PUPR tengah melaksanakan proyek trotoar di kawasan Lambung Mangkurat dalam sebulan terakhir.
Belakangan, keberadaan proyek menuai keluhan warga dan dikhawatirkan membahayakan para pengendara ataupun pengguna jalan. Penyebabnya, proyek tidak diberi pembatas atau pengaman, terlebih saat malam hari.
Menurut salah satu warga, Budi, ia sering melewati jalur tersebut dan harus sedikit berhati-hati karena lubang galian untuk drainase menganga dan cukup dalam. Selain tak ada pagar pembatas, rambu-rambu di sekitar kawasan proyek juga masih minim.
Jika berkendara saat malam hari, lubang yang menganga tersebut tidak akan terlihat. Ia juga menilai proyek ini sudah bagus, namun saat proyek itu berjalan harus memperhatikan keamanan pengguna jalan agar tidak memakan korban ke depannya.
“Proyeknya mantap, harusnya dikasih umbul agar kelihatan apalagi saat malam, ya tanda lah. Sip, mantap. Secepatnya, soalnya sentral lalu-lalang orang,” ujarnya.
Sementara itu, Kabid Jalan dan Jembatan Dinas PUPR Banjarmasin, Kartika Estaurina, mengaku sudah melakukan koordinasi ke pihak kontraktor untuk melakukan pemasangan pagar pembatas di sekitar proyek tersebut.
“Kalau untuk keamanan sisi jalannya memang ada digaris, tapi besoknya hilang. Kami mintakan juga dipasang pagar pengaman. Belum, rencananya segera oleh kontraktornya. Sudah iya, besoknya hilang,” ungkapnya.
Menurut pihak Dinas PUPR Banjarmasin, untuk proyek tersebut baru berjalan sekitar sembilan persen. Sedangkan nilai proyek trotoar untuk di Jalan Lambung Mangkurat sekitar Rp7 miliar.
Reporter: Zein Pahlevi





