Proyek Jembatan Batang Banyu I Picu Kemacetan Lalu Lintas di Bati-Bati

Tanah Laut, DUTA TV — Kemacetan lalu lintas yang cukup panjang terjadi di ruas Jalan Ahmad Yani wilayah Kecamatan Bati-Bati, Kamis (27/11/25) siang.
Kemacetan yang didominasi kendaraan roda dua dan roda empat ini merupakan dampak dari proyek perbaikan Jembatan Batang Banyu Satu di kawasan Benua Raya Kecamatan Bati-Bati yang telah dimulai pada pekan ini.
Rekayasa lalu lintas pun dilakukan, termasuk pengalihan arus dan pembatasan tonase untuk mobil angkutan maksimal 12 ton demi menjamin keselamatan pengguna jalan.
Selama pengerjaan Jembatan Batang Banyu Satu, jalur utama yang menghubungkan Pelaihari dan Banjarmasin dialihkan melalui jembatan darurat atau bailey dengan menerapkan sistem buka-tutup secara bergantian.
Menurut Kasat Lantas Polres Tanah Laut IPTU Aditya RR Dikav, bagi kendaraan berat di atas 12 ton wajib menggunakan jalur alternatif dengan rute melalui Simpang Tiga Pulau Sari – Kurau – Lingkar Selatan.
Sedangkan untuk rute Pelaihari menuju Banjarbaru, jalur yang direkomendasikan melalui Tambang Ulang – Martadah – Banyu Irang – Cempaka Banjarbaru ataupun sebaliknya.
IPTU Aditya RR Dikav memberikan penjelasan terkait pengaturan lalu lintas di kawasan Jembatan Batang Banyu 1.
Buka tutup lalu lintas di Jembatan Batang Banyu 1, untuk lalu lintas menggunakan jembatan darurat. Agar dari Pelaihari menggunakan jalur alternatif dengan rute melalui Simpang Tiga Pulau Sari – Kurau – Lingkar Selatan. Sedangkan untuk rute Pelaihari menuju Banjarbaru, jalur yang direkomendasikan melalui Tambang Ulang – Martadah – Banyu Irang – Cempaka Banjarbaru ataupun sebaliknya. Untuk kendaraan berat di atas 12 ton agar melalui jalur alternatif,” ujarnya.
Rekayasa lalu lintas ini dilakukan selama proyek perbaikan Jembatan Batang Banyu Satu di Desa Benua Raya Kecamatan Bati-Bati setelah beberapa waktu lalu mengalami kerusakan akibat konstruksi jembatan tertabrak truk bermuatan berat.
Diharapkan dengan adanya jembatan darurat dapat digunakan optimal menjelang momen Lima Rajab di Sekumpul Martapura.
Reporter: Suhardadi





