PMI Kalsel Bentuk Tim Khusus Penanggulangan Bencana

Banjarmasin, DUTA TV — Palang Merah Indonesia (PMI) Kalimantan Selatan membentuk tim khusus yang diberi nama Taskforce. Tim ini beranggotakan lima orang yang tersebar di seluruh kabupaten/kota di Kalsel.
Tim Taskforce berperan untuk mengidentifikasi bencana agar segera ditindaklanjuti dalam satu kali 24 jam. PMI Kalsel sendiri menjadi yang pertama se-Indonesia membentuk tim khusus ini sebagai upaya penanggulangan bencana.
Ketua PMI Kalsel, Gusti Iskandar Sukma Alamsyah, mengatakan selama ini PMI Kalsel hanya berperan sebagai relawan saat terjadi bencana dan belum terkoordinir secara khusus. Keberadaan Taskforce ini juga penting jika sewaktu-waktu terjadi bencana besar yang memerlukan bantuan dunia dari badan kemanusiaan internasional.
Ketua PMI Kalsel, H. Gusti Iskandar Sukma Alamsyah, menjelaskan mengenai peran tim khusus yang dibentuk untuk penanganan bencana.
“Tim khusus ini jumlahnya tidak besar, jadi satu kabupaten/kota itu hanya sampai lima orang. Tapi ini yang jadi pionir di lapangan, kemudian ini yang mengoordinasi relawan-relawan, termasuk juga ini yang bertugas langsung sebelum diterjunkan tim besar. Ini yang melakukan identifikasi terhadap bencana-bencana, apakah ini perlu kekuatan besar ataukah separo dari tim kita. Dan dari merekalah yang melaporkan ke PMI provinsi, nah dalam satu kali 24 jam untuk melakukan supporting terhadap bencana-bencana,” ujarnya.
Selain digembleng materi terkait cepat tanggap dan pelaporan identifikasi bencana, tim yang sudah dibentuk ini juga langsung melaksanakan simulasi di Bukit Batu. Simulasi tersebut melibatkan Basarnas, BPBD, hingga Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial.
Reporter: Evi Dwi Herliyanti





