Petani Sawit Keluhkan Mahalnya Harga Pupuk Bersubsidi

Syamsudin, petani sawit

Duta TV Tanah Laut Petani kelapa sawit di Wilayah Kabupaten Tanah Laut saat ini mengeluhkan mahalnya harga pupuk jenis ponska dan pupuk urea bersubsidi. Jenis pupuk ponska ukuran 50 kg seharga Rp 115 ribu per karung sedangkan pupuk urea seharga Rp 95 ribu per karung.

Dalam 1 tahun, untuk 2 hektar lahan tanaman sawit memerlukan 3 kali pemupukan sebanyak 20 karung pupuk ponska dan 10 karung pupuk urea.

Jika kekurangan pupuk maka hasil produksi sawit akan menurun drastis. Bahkan dalam 1 hektar terkadang hanya menghasilkan 1 ton buah sawit sekali panen. Demikian seperti dijelaskan Syamsudin, salah seorang petani sawit.

Ketika petani kelapa sawit dihadapkan pada mahalnya harga pupuk bersubsidi, di saat yang sama harga buah sawit mengalami penurunan harga. Hal tersebut dikarenakan saat ini harga jual buah sawit dari petani kepada pengumpul hanya berkisar Rp 500 perkilogram. Padahal beberapa bulan lalu harga buah sawit mencapai Rp 1.400 perkilogramnya.

Reporter : Suhardadi

Saksikan terus program-program unggulan Duta Televisi live di sini

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.